Site icon Pahami

Berita Tembok Pembatas Setinggi 5,3 Meter Roboh Timpa Area SMP 182 Jaksel

Berita Tembok Pembatas Setinggi 5,3 Meter Roboh Timpa Area SMP 182 Jaksel


Jakarta, Pahami.id

Tembok pembatas setinggi 5,3 meter ambruk dan menghantam kawasan tersebut SMPN 182 di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (15/2).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, tembok tersebut diduga roboh akibat pembangunan lahan yang tidak stabil.

“Dinding rumah warga yang panjangnya 65 m dan tinggi 5,3 m tiba-tiba ambruk menuju SMPN 182 karena ketidakstabilan struktur tanah (tanah pengisi) yang menyebabkan tembok tersebut roboh,” kata Isnawa dalam kesaksiannya, Senin (16/2).


Isnawa membenarkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun tembok tersebut roboh sehingga menyebabkan saluran air tersumbat/tidak mengalir dan halaman parkir sekolah terkena dampaknya.

Isnawa menuturkan, pada 24 Desember 2025, pihak sekolah menyurati pemilik rumah yang memberitahukan bahwa tembok itu miring. Pemilik rumah kemudian berjanji akan melakukan perbaikan usai perayaan Imlek.

Namun ternyata tembok pemisah justru runtuh pada Senin lalu. Pasca kejadian, pihak sekolah, pemilik rumah dan pihak terkait mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Hasil pertemuan sudah ada kesepakatan, pemilik rumah menyatakan akan bertanggung jawab memperbaiki bangunan (dinding dan ruang tamu) SMPN 182 seperti semula,” kata Isnawa.

Setelah itu, kata Isnawa, mesin pengerukan milik Suku Dinas SDA Jakarta Selatan pun langsung menggali puing-puing di sungai tersebut. Tujuannya untuk mencegah banjir yang berdampak pada penduduk setempat.

“Pekerjaannya akan diselesaikan secepatnya sebelum siswa masuk sekolah pada tanggal 23 Februari 2026,” kata Isnawa.

Peristiwa runtuhnya tembok tersebut juga terekam dalam rekaman CCTV dan viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @jakartaselatan24jam.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan momen runtuhnya tembok sekolah. Peristiwa ini terjadi di SMP Negeri 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/2) siang, demikian bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.

(Des/Senin)


Exit mobile version