Site icon Pahami

Berita Tak Akan Ada Lagi Minyak atau Uang yang Masuk ke Kuba

Berita Tak Akan Ada Lagi Minyak atau Uang yang Masuk ke Kuba


Jakarta, Pahami.id

Presiden AS Donald Trump mendesak Cobalah untuk “membuat kesepakatan” atau menghadapi konsekuensi yang tidak ditentukan.

Trump memperingatkan Kuba bahwa aliran minyak dan uang Venezuela ke Havana akan terhenti.


“Tidak akan ada lagi minyak atau uang yang masuk ke Kuba. Nol! Saya sangat menyarankan mereka membuat kesepakatan, sebelum terlambat,” kata Trump melalui saluran Truth Social miliknya, seperti dilansir AFP.

Pernyataan Trump muncul seminggu setelah militer AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Sebelumnya, pada Minggu (11/1), Trump kembali mengunggah pesan yang mengisyaratkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bisa menjadi presiden Kuba yang kini berada di bawah kekuasaan komunis.

Selain mengunggah ulang, ia juga berkomentar, “Kedengarannya bagus!”

Tak lama setelah siaran tersebut, ia kembali berkomentar bahwa Kuba, selama bertahun-tahun, hidup dari minyak dan uang dalam jumlah besar dari Venezuela.

Trump mengatakan sebagai imbalannya, Kuba memberikan ‘Layanan Keamanan’ kepada dua diktator Venezuela terakhir, “tetapi [kini] tidak lebih!”

“Sebagian besar warga Kuba MENINGGAL akibat serangan AS pekan lalu, dan rakyat Venezuela tidak lagi membutuhkan perlindungan dari para preman dan pemeras yang menyandera mereka selama bertahun-tahun,” tambahnya.

Di bawah embargo perdagangan AS, Kuba sejak tahun 2000 menjadi semakin bergantung pada minyak Venezuela sebagai bagian dari perjanjian yang dicapai oleh pendahulu Maduro, Hugo Chavez.

Sementara Maduro masih ditahan di New York. Beberapa warga Venezuela menyerukan pembebasan Maduro, sementara yang lain menunggu janji pembebasan tahanan politik. Tahanan politik yang disebut-sebut akan dibebaskan adalah mereka yang ditahan atas perintah Maduro.

(kalau tidak)


Exit mobile version