Site icon Pahami

Berita Serangan Udara Israel Tewaskan 28 Orang di Gaza

Berita Serangan Udara Israel Tewaskan 28 Orang di Gaza


Jakarta, Pahami.id

Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan serangan udara Israel pada Sabtu (31/1) telah menewaskan 28 orang di Gaza. Israel mengatakan serangan itu sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Hamas.

Meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS memasuki tahap kedua awal bulan ini, kekerasan di wilayah Palestina terus berlanjut. Israel dan Hamas saling tuduh melanggar perjanjian gencatan senjata.


Pertumpahan darah terbaru terjadi setelah Israel mengumumkan akan membuka kembali penyeberangan utama Rafah antara Gaza dan Mesir pada hari Minggu untuk “membatasi pergerakan orang”.

“Dua puluh delapan orang telah ditemukan, seperempat dari mereka anak-anak, sepertiga dari mereka perempuan, dan satu orang lanjut usia,” kata badan pertahanan sipil, pasukan penyelamat yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, dalam sebuah pernyataan.

Mereka menambahkan, masih ada orang yang hilang di bawah reruntuhan.

“Apartemen tempat tinggal, tenda, tempat penampungan dan kantor polisi menjadi sasaran, sehingga mengakibatkan bencana kemanusiaan ini,” kata juru bicara badan tersebut, Mahmud Bassal, seperti dilaporkan. AFP.

Satu serangan menghantam kantor polisi di distrik Sheikh Radwan di Kota Gaza, pusat kota terbesar di wilayah tersebut.

Direktorat Jenderal Polisi Gaza mengatakan tujuh orang tewas dalam serangan itu, sementara Bassal mengatakan korban tewas termasuk empat petugas polisi wanita.

“Para korban termasuk petugas dan polisi serta warga sipil yang saat itu berada di kantor polisi,” kata direktur tersebut.

Sekitar selusin petugas pertolongan pertama bergegas ke gedung yang hancur dan mengeluarkan mayat-mayat dari reruntuhan, seorang reporter melaporkan AFP.

Serangan Israel lainnya menghantam tempat penampungan di Al-Mawasi, sebuah wilayah di Gaza selatan di mana puluhan ribu pengungsi Gaza tinggal di tenda-tenda dan tempat penampungan sementara.

Kepulan asap besar membubung di atas ribuan tenda yang penuh sesak. Jumlah korban serangan ini masih belum diketahui.

(biaya)


Exit mobile version