Jakarta, Pahami.id —
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengaku telah menyelesaikan persiapan administrasi dan lapangan untuk mengatur transportasi atau pergerakan jamaah menuju lokasi pelemparan Jumrah atau Jamarat menjelang puncak ibadah haji 2026.
Selain itu, Arab Saudi juga mengklaim telah melengkapi fasilitas akses jamaah haji dari Arafah Muzdalifah Mina (Armunza) hingga Masjidil Haram dan mengawasi transportasi antar tempat suci selama ibadah haji.
Upaya ini, menurut pemerintah Arab Saudi, merupakan bagian dari sistem operasional terpadu berbasis perencanaan maju dan teknologi modern untuk menjamin kelancaran dan keselamatan jemaah haji sepanjang musim haji.
Untuk mengatasi perkembangan di lapangan, Saudi juga mengumumkan peningkatan koordinasi lapangan melalui kerangka kepemimpinan terpadu, pertukaran informasi yang lebih cepat, dan mekanisme respons yang cepat.
mengutip Lembaran SaudiPemerintah Saudi juga mendesak jamaah untuk mematuhi jadwal pergerakan yang telah disetujui, dan mengakui peran penting mereka dalam mengatur arus jamaah.
Jamaah diminta untuk mematuhi semua aturan pergerakan saat berada di tanah suci untuk membantu memastikan pengalaman haji yang aman, tertib, dan terkelola.
(tim/dal)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

