Site icon Pahami

Berita RI Gabung Dewan Perdamaian, Prabowo Teken Komitmen Disaksikan Trump

Berita RI Gabung Dewan Perdamaian, Prabowo Teken Komitmen Disaksikan Trump


Jakarta, Pahami.id

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pengumuman pembentukan Dewan Perdamaian yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump di Davos, Swisspada Kamis (22/1) waktu setempat.

Kehadiran Prabowo juga memastikan Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian Trump. Mengutip YouTube Gedung Putih, Prabowo terlihat mengenakan jas hitam dengan dasi biru dan topi di kepalanya.


Kepastian Prabowo untuk resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian diperkuat dengan penandatanganan komitmen yang disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Saat Trump menyampaikan pidatonya, para kepala negara sedang duduk. Prabowo duduk diapit oleh Perdana Menteri Yordania Ayman Al-Safadi dan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

“Ya, ini adalah hari yang sangat menyenangkan. Ini sudah lama sekali terjadi,” kata Trump dalam pidatonya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, pertimbangan Presiden Indonesia Prabowo Subianto bergabung dalam Dewan Perdamaian yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump adalah untuk mempercepat proses perdamaian di Jalur Gaza.

[Gambas:Video CNN]

Kalau dia mau tentu presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung, karena yang penting tujuannya. Tujuannya untuk mempercepat proses rekonsiliasi di Gaza, kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1).

Langkah Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Keamanan diumumkan melalui cuitan Kementerian Luar Negeri RI di X pada Kamis (22/1) dini hari.

Dalam cuitan tersebut, Kementerian Luar Negeri RI juga menyertakan tujuh negara lain yang ikut serta, antara lain Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa Indonesia dan negara-negara tersebut “menyambut baik baik undangan yang diberikan Presiden Amerika Serikat, Donald J Trump, kepada pemimpinnya untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian.”

Dengan begitu, Indonesia akan bergabung dengan beberapa negara lain dalam Dewan Perdamaian ini, selain tujuh negara Arab dan Islam yang telah disebutkan sebelumnya.

Negara lain yang setuju untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian antara lain Maroko, Israel, Bahrain, Belarus, Kanada, Hongaria, Argentina, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

(mnf/bac)


Exit mobile version