Site icon Pahami

Berita Rafah Dibuka, Warga Gaza Nyebrang ke Mesir untuk Berobat

Berita Rafah Dibuka, Warga Gaza Nyebrang ke Mesir untuk Berobat


Jakarta, Pahami.id

Puluhan warga Palestina orang sakit dan terluka mulai menyeberang ke Mesir dari Gazapada hari pertama penyeberangan Rafah buka pada Senin (2/2).

Sumber di Mesir mengaku melihat sejumlah warga Palestina melintasi perbatasan.


“Lima orang terluka dan tujuh temannya melintasi perbatasan,” kata sumber tersebut, seperti dikutip AFP.

Sebelumnya, pada Senin, tiga pejabat di perbatasan Mesir menyatakan jumlah pasien yang diperbolehkan masuk dibatasi 50 orang, masing-masing didampingi dua orang.

Pejabat kesehatan Mesir mengatakan, tiga mobil ambulans yang membawa pasien Palestina telah tiba dan menjalani pemeriksaan untuk menentukan rumah sakit rujukan.

AlQahera News, mengutip Kementerian Kesehatan Mesir, melaporkan bahwa 150 rumah sakit dan 300 ambulans telah diberitahu untuk menerima pasien dari Palestina.

Laporan tersebut juga menyebutkan, total 12.000 tenaga medis dan 30 tim tanggap cepat dikerahkan untuk menangani pasien yang dievakuasi.

Direktur Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, Mohammed Abu Salmiya, mengatakan sekitar 20.000 pasien di wilayah tersebut memerlukan perawatan segera, termasuk 4.500 anak-anak.

Foto AFP menunjukkan sebuah bus kosong kembali ke Mesir setelah membawa warga Palestina ke Gaza pada hari yang sama. Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai jumlah orang yang kembali ke Gaza melalui penyeberangan ini.

Pembukaan kembali penyeberangan Rafah, yang didorong oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi kemanusiaan, merupakan bagian penting dari tahap kedua rencana gencatan senjata di Gaza yang dicanangkan Presiden AS Donald Trump.

Langkah ini diambil di tengah situasi kemanusiaan yang masih mengkhawatirkan setelah dua tahun agresi brutal Israel.

Pengoperasian kembali sebagian penyeberangan tersebut dilakukan setelah tentara Israel menguasai pintu masuk Mesir pada Mei 2024, dalam konflik dengan Hamas.

Pertahanan sipil Gaza melaporkan puluhan orang tewas akibat serangan Israel selama akhir pekan. Tentara Israel mengatakan serangan itu sebagai respons atas kemunculan pejuang Palestina dari terowongan di kota Rafah.

Sementara itu, Ketua Komite Teknokrat Palestina yang dibentuk untuk mengelola pemerintahan sehari-hari di Gaza, Ali Shaath mengatakan, dibukanya Rafah merupakan harapan bagi wilayah tersebut.

(rnp/dna)


Exit mobile version