Site icon Pahami

Berita Putri Kim Jong Un Absen Kongres Partai di Tengah Isu Penobatan

Berita Putri Kim Jong Un Absen Kongres Partai di Tengah Isu Penobatan


Jakarta, Pahami.id

Putri pemimpin tertinggi Korea Utara (Korea Utara) Kim Jong UnKim Ju Ae, mangkir dari Kongres Partai Pekerja di tengah isu penobatannya.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Jumat (20/2) mengabarkan Kongres Partai Pekerja Korea resmi dimulai pada Jumat, dibuka langsung oleh Kim Jong Un. Namun, tidak ada sosok Kim Ju Ae dalam gambar yang dirilis media pemerintah Korea Utara.


“Kongres Kesembilan Partai Pekerja Korea (WPK) yang berkuasa dibuka dengan megah di ibu kota revolusioner Pyongyang,” lapor KCNA, seperti dikutip Yonhap.

Kim Ju Ae tidak menghadiri sesi pembukaan kongres yang diadakan lima tahun sekali. Faktanya, para analis memperkirakan kehadirannya di kongres ini akan menjadi sinyal suksesi yang jelas.

Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan (NIS) baru-baru ini mengatakan kepada parlemen bahwa Ju Ae tampaknya telah memasuki fase “penunjukan pengganti” mengingat penampilannya di berbagai acara militer dan luar negeri Kim Jong Un.

NIS yakin Ju Ae akan resmi dinobatkan sebagai penerus Kim Jong Un pada kongres akhir Februari mendatang.

Meski begitu, sejumlah pengamat menyatakan kemungkinan besar Ju Ae tidak akan ditunjuk sebagai penerus karena usianya yang masih muda. Ada pula yang berpandangan bahwa Ju Ae kecil kemungkinannya menjadi penerus karena tidak pernah ada sejarah pemimpin perempuan di Korea Utara.

Pada Kongres Partai kali ini, Kim Jong Un sendiri banyak menyinggung pencapaian ekonomi Korea Utara. Ia menyatakan perekonomian nasional telah mengatasi kesulitan dan meletakkan landasan bagi kemajuan negara.

Kim Jong Un juga berbicara tentang program nuklir Korea Utara. Dia mengatakan Korea Utara telah mengukuhkan statusnya secara permanen, “membawa perubahan besar dalam tatanan politik global dan pengaruhnya terhadap negara kita.”

Inti dari Kongres Partai Buruh ini mungkin mengenai strategi militer dua jalur Korea Utarayang telah dibayangkan Kim selama berbulan-bulan. Selama inspeksi pada bulan September, Kim mengumumkan rencana untuk “secara bersamaan mempromosikan pengembangan kekuatan nuklir dan angkatan bersenjata konvensional”.

Para analis memperkirakan kongres WPK akan merinci rencana Kim mengenai penggunaan operasional senjata nuklir Korea Utara, termasuk rudal balistik antarbenua.

Kim juga diperkirakan akan menegaskan kembali permusuhan antara Korea Utara dan Korea Selatan, memasukkan istilah “dua negara yang bermusuhan” ke dalam konstitusi partai dan menghapus referensi pada “dua bagian terpisah dari negara yang sama”, rekonsiliasi dan pertukaran.

Acara ini disebut-sebut akan dihadiri oleh 5.000 delegasi dan 2.000 pengamat. Kongres memasuki hari ketiga pada Minggu (22/2) dan diperkirakan berlangsung empat hingga delapan hari.

(blq/akhir)


Exit mobile version