Jakarta, Pahami.id –
Presiden Republik Indonesia Prabu Subianto Sebutkan bencana alam banjir dan bencana tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Pulau Sumatera merupakan sebuah peringatan kerusakan lingkungan.
Ia mengatakan, bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan merupakan peringatan bahwa dunia sedang menghadapi berbagai permasalahan.
Saudara-saudara ini juga mengingatkan kita bahwa dunia ini penuh dengan tantangan, perubahan iklim, pemanasan global, kerusakan lingkungan hidup, kata Prabowo pada puncak perayaan Hari Guru Nasional, Jakarta, Jumat (28/11) malam.
Prabowo menyatakan, semua permasalahan tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi dan diatasi ke depan oleh semua pihak.
Prabowo juga mengatakan pemerintah tidak akan tinggal diam menyikapi bencana alam yang terjadi belakangan ini.
Ia mengatakan, pemerintah terus mengirimkan bantuan ke daerah yang terkena dampak. Prabowo pun berharap semua permasalahan tersebut bisa segera diselesaikan.
Banjir bandang merendam puluhan kabupaten dan kota di tiga wilayah di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.
Hingga Jumat (28/11) sore, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI TNI Suharyanto melaporkan 174 orang meninggal dunia, 79 orang hilang, dan 12 orang lainnya luka-luka.
(MNF/SFR)

