Site icon Pahami

Berita Prabowo Lihat Proses Masak MBG di SPPG Palmerah Milik Polri

Berita Prabowo Lihat Proses Masak MBG di SPPG Palmerah Milik Polri


Jakarta, Pahami.id

Presiden Prabu Subianto akan meresmikan 1.079 Unit Pelayanan Pemenuhan Pangan (SPPG) dan 18 Gudang Keamanan Pangan milik Polri. SPPG adalah dapur yang mengelola Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah.

Pemantauan CNNIndonesia.com Di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 09.10 WIB di SPPG Palmerah, Jakarta Barat. SPPG milik Polri dibangun di atas lahan seluas 900 meter persegi.


Prabowo yang didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung mengecek keadaan SPPG milik Polri. Prabowo pun meninjau kondisi dapur SPPG.

Prabowo melihat sendiri proses memasak MBG yang akan diberikan kepada siswa pada hari ini. Dapur SPPG Polri terlihat bersih dan seluruh proses dijalankan dengan bersih.

Prabowo, Listyo, dan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan kemudian diajak berkunjung rumah kaca di SPPG Palmerah.

Di dalam rumah kaca Terdapat 8 kolam ikan yang masing-masing berisi ikan lele, nila, dan nila. Selain itu juga terdapat berbagai tanaman sayuran yang tumbuh secara hidroponik.

Hadir dalam peresmian tersebut antara lain Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, kata Prabowo, jumlah penerima MBG mencapai 60 juta orang dalam kurun waktu satu tahun saja. Ia menilai capaian tersebut melampaui banyak prediksi yang sebelumnya meragukan keberhasilan program tersebut.

Tadi malam saya cek ke Kepala BGN, kita sudah menjangkau 60 juta penerima, setahun 60 juta, empat sampai lima bulan setahun, 60 juta (penerima). Tidak ada keraguan kita bisa, kata Prabowo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 (Rakornas, Bogor, Sentul International Convention Center/2 Senin).

Prabowo mengklaim program Pangan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia telah menarik perhatian dunia internasional, termasuk para peneliti dari Gedung Putih Amerika Serikat (AS) dan Rockefeller Institute.

“Baru sehari yang lalu, para ahli dari Gedung Putih sedang mempelajari MBG kami, mempelajari MBG kami,” katanya.

(fra/mnf/fra)


Exit mobile version