Site icon Pahami

Berita Polisi Temukan 4 Pelat Nomor di Mobil Ugal-ugalan di Gunung Sahari

Berita Polisi Temukan 4 Pelat Nomor di Mobil Ugal-ugalan di Gunung Sahari


Jakarta, Pahami.id

Polisi menemukan empat TNKB (Plat Nomor Kendaraan Bermotor) atau plat nomor kendaraan yang berbeda dalam mengemudi sembrono arah berlawanan dan menabrak sejumlah kendaraan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin mengatakan, pemeriksaan awal terhadap pengemudi sudah dilakukan. Termasuk tes urine pada pengemudi.

Hasil tes urine negatif, namun di dalam mobilnya ditemukan 4 pasang TNKB dengan nomor berbeda, kata Komarudin saat dihubungi, Kamis (26/2).


Keempat pasang pelat nomor tersebut terdiri dari dua pelat B, satu pelat G, dan satu pelat B. Polisi masih menyelidiki kepemilikan dan penggunaan pelat tersebut.

“Kami masih menyelidiki pelat asli yang jelas-jelas tidak sesuai peruntukannya,” imbuhnya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (23/2) sore. Petugas awalnya mengamati mobil tersebut melaju ugal-ugalan di tengah kemacetan.

“Kemudian petugas disuruh berhenti namun tidak menghiraukan, kemudian petugas mengikutinya hingga ke Jalan Gunung Sahari IV, lalu berbalik arah hingga masuk ke Gunung Sahari IV,” jelasnya.

Bukannya berhenti, pengemudi justru mempercepat kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Terjadi kejar-kejaran dan terekam kamera dashboard mobil patroli.

“Di sana kemudian di jalan kecil kecepatan tinggi terekam oleh dashcam mobil patroli, dari sana kemudian belok kiri menuju Bungur, korban jiwa saat memasuki Gunung Sahari V yang merupakan jalan satu arah, dari Pasar Baru menuju Bungur satu arah, masuk ke sana banyak kendaraan yang hampir menjadi korban karena banyak sepeda motor, dan masih melaju kencang,” jelasnya.

Di kawasan Pasar Baru, pelaku kembali berani melawan arus dengan memasuki Jalan Budi Utomo melalui jalur kanan. Petugas terus melakukan pengejaran.

Lalu petugas berhenti di perempatan, di tengah jalan putar balik lagi dan kembali ke perempatan, lalu di perempatan belok kiri, petugas menguasai, hampir menabrak anggota kami, lalu berbelok ke arah Ancol dan disuruh berhenti tapi tidak mau, katanya.

Pelaku kemudian melaju menuju Ancol. Namun, karena dihadang barisan kendaraan di lampu merah Gerbang Besi, ia berbalik dan melawan arus hingga menabrak beberapa kendaraan.

Lalu petugas terus membuntutinya, begitu sampai ke arah Ancol di lampu merah Pintu Besi, ada lampu merah, ada antrean di sana, mungkin dia dihadang di antrean, tapi malah berbalik ke arah Pasar Baru, di jalur yang sama, bukannya berpindah jalur, nah itu yang terjadi seperti yang terekam kamera, ”ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kompol Reynold Hutagalung mengatakan, pengemudi tersebut bertindak keras kepala dan melanggar perintah karena kedapatan menggunakan plat nomor palsu.

“Dia diduga menggunakan plat nomor palsu di Jalan Gunung Sahari, dan saat itu dihentikan oleh anggota Aiptu Basri dan Aipda Jimber,” kata Reynold.

Sehingga mereka takut dan lari lalu masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju berlawanan arah dari selatan ke utara, imbuhnya.

Baca selengkapnya di Di Sini.

(Des/Senin)


Exit mobile version