Site icon Pahami

Berita Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Perkemahan Sibolangit

Berita Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Perkemahan Sibolangit


Medan, Pahami.id

Satuan Narkoba Polsek Medan menyerbu Perkemahan Pramuka Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada Rabu (21/1).

Lokasi ini diduga berfungsi sebagai sarang perjudian dan barak narkoba selama 4 bulan terakhir.


Kapolrestabes Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap 10 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

“Seharusnya Lokasi Perkemahan Pramuka Sibolangit digunakan untuk kegiatan pramuka. Namun kenyataannya, lokasi tersebut malah dijadikan tempat perjudian dan penyalahgunaan narkoba,” kata Calvijn.

Dia menjelaskan, 10 orang tersebut dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan.

Ia menegaskan akan mengusut siapa saja pihak yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang diduga membiarkan praktik ilegal tersebut terjadi.

“10 tersangka di kawasan Bukit Pramuka. Fungsinya sudah diambil alih oleh bandar narkoba, beberapa orang yang terlibat di dalamnya akan saya selidiki. Mengapa ini dibiarkan? Ini bukan penipuan, sudah beroperasi minimal 4 bulan untuk perjudian, narkoba akan saya selidiki,” jelas Calvijn.

Ia kemudian menjelaskan bagaimana dugaan bisnis narkoba itu dikelola di lokasi tersebut.

Calvijn menjelaskan, lokasi perkemahan dijaga ketat. Pelaku memasang beberapa portal dan sekat untuk memantau orang yang keluar masuk kawasan. Bahkan masyarakat yang aktif menjaga peredaran narkoba di lokasi ini pun menggunakannya Talkie praktis untuk berkomunikasi.

“Ini sangat terorganisir, mulai dari konsep masuknya, pengawasan dan perlindungannya sangat ketat, kendalanya sangat beragam,” jelasnya.

Peran aktor

Polisi juga menemukan adanya pembagian peran antar pelaku, mulai dari penjaga situs, penerima uang, hingga yang menyetorkan hasil kepada atasan. Berbagai jenis narkoba disebut-sebut diperdagangkan di barak-barak di kawasan tersebut.

“Masing-masing titik dilengkapi alat komunikasi, ada yang piket bong, ada yang piket terima uang, ada pula yang kirim uang balik,” jelas Calvijn.

Tak hanya Perkemahan Pramuka Sibolangit, polisi juga menggerebek barak narkoba di sekitar Hotel Teratai.

Petugas menangkap 11 orang termasuk pemilik tanah yang menyediakan lokasi narkoba.

“Jadi, di tempat ini kami berhasil menangkap kasus perjudian dan kasus narkoba, serta kasus keracunan. Namun yang menarik, kami juga berhasil menangkap pemilik tanah di tempat ini,” jelasnya.

Calvijn menegaskan, pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkoba dan perjudian di wilayah hukum Polrestabes Medan. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan kegiatan serupa.

(fnr/anak)


Exit mobile version