Site icon Pahami

Berita Pencarian Korban Longsor di Cisarua Dilanjutkan Minggu Pagi


Jakarta, Pahami.id

Tim SAR gabungan akan melanjutkan prosesnya mencari korban longsor di Desa Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1) pagi. Pencarian sebelumnya dihentikan sementara pada Sabtu (24/1) pukul 17.00 WIB karena cuaca dan kondisi lapangan yang belum memungkinkan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian mengatakan, penghentian sementara ini dilakukan untuk penilaian bersama seluruh elemen yang terlibat, mulai dari Pemda, Polri, hingga relawan.

“Kemarin kita hentikan sementara penggeledahan pada pukul 17.00 WIB, selanjutnya kita lakukan asesmen. Kemudian besok pagi pukul 07.00 WIB kita akan lakukan rapat dan pembekalan untuk pembagian tim, karena dari hasil asesmen sudah ditentukan titik fokus penggeledahan,” kata Ade Dian, Sabtu (24/1) sore.


Pada hari pertama pencarian, tim SAR berhasil mengevakuasi sejumlah korban. Dari hasil evakuasi, sembilan korban ditemukan tewas.

Hingga kemarin malam, tim DVI masih melanjutkan upaya identifikasi korban yang ditemukan, ujarnya.

Berdasarkan data awal, tercatat 84 orang dilaporkan tertimbun akibat longsor.

Terkait cara pencarian, Ade Dian menjelaskan penggunaan alat berat masih menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Material longsor berupa tanah bercampur air menjadikan permukaan bumi sangat lunak.

“Alat berat sudah disiapkan. Kalau bisa dan aman akan segera kita turunkan. Tapi kalau tidak, pencarian akan dilakukan secara manual,” jelasnya.

Kendala utama dalam proses pencarian adalah cuaca yang tidak menentu, intensitas hujan sedang hingga lebat, serta kondisi material longsor yang tidak stabil sehingga membahayakan tim penyelamat.

Dari hasil evaluasi, ketebalan tanggul longsor diperkirakan mencapai sekitar lima meter. Longsoran tersebut meliputi area seluas sekitar 100 meter, dengan jarak puncak longsor hingga titik akhir mencapai sekitar tiga kilometer.

Berdasarkan laporan Kepala Desa Pasirlangu, terdapat 30 rumah dari 34 KK yang terdampak. Jumlah pengungsi diperkirakan antara 300 hingga 400 orang.

Untuk mendukung kelancaran pencarian, Pemprov Jabar juga berencana melakukan penyesuaian cuaca di wilayah terkait.

Gubernur mengatakan mulai hari ini akan dilakukan modifikasi cuaca. Semoga efektif sehingga proses pencarian bisa berjalan lebih lancar, pungkas Ade Dian.

(czr/mikrofon)


Exit mobile version