Site icon Pahami

Berita Pencarian Korban Jadi Prioritas Usai Serpihan ATR 42-500 Ditemukan

Berita Pencarian Korban Jadi Prioritas Usai Serpihan ATR 42-500 Ditemukan


Jakarta, Pahami.id

Tim SAR gabungan dan TNI-Polri di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban pesawat tersebut. ATR 42-500 setelah puing-puing ditemukan.

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda adanya korban jiwa. Yang ditemukan hanyalah puing-puing pesawat dan barang-barang yang diduga berasal dari pesawat yang meledak, kata Komandan Kodim 1421/Pangkep Letkol Inf Parlindungan Yuandika di pos SAR Bulusaraung, Minggu (18/1).


Sementara untuk membersihkan puing-puing, pihaknya masih menunggu instruksi dari pimpinan. Fokus utama saat ini adalah pencarian korban manusia.

“Kami tetap fokus mencari korban terlebih dahulu. Pemindahan puing-puing akan dipertimbangkan setelah itu,” ujarnya.

Kondisi cuaca di puncak Gunung Bulusaraung saat ini, kata Parlindungan, cukup menyulitkan tim SAR untuk berada di lapangan.

“Mulai pukul 10.00 Wita, situasi di puncak berkabut disertai rintik hujan. Hal ini sangat menyulitkan tim, khususnya tim vertikal yang melakukan penyisiran. Keselamatan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Selain itu, bentuk medan di sekitar puncak Gunung Bulusaraung dengan ketinggian 1.353 MDPL sangat ekstrim sehingga fokus tim SAR gabungan di lokasi tersebut sangat diperlukan.

Medannya sangat terjal, berbatu, jurang terjal. Perlu perencanaan matang dan tingkat keselamatan tinggi, jelasnya.

Dalam proses pemindahan korban nantinya, tim gabungan telah menyiapkan dua skema jalur evakuasi.

“Jika korban ditemukan di puncak Bulusaraung, evakuasi akan dilakukan menuju pos Tompo Bulu. Namun jika ditemukan di dekat jalan raya, evakuasi dapat dilakukan menuju Kecamatan Balocci,” tutupnya.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan pesawat ATR 42-500 jatuh di lereng Gunung Bulusaraung pada Sabtu (17/1) sehingga menimbulkan ledakan dan kerusakan. Setelah itu pesawat hilang kontak.

ATR 42-500 sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Sabtu pukul 13.17 Wita. Pesawat ini membawa 10 orang, tujuh awak kapal, dan tiga penumpang rombongan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

(mir/fea)



Exit mobile version