Jakarta, Pahami.id —
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei mengirimkan pesan kepada masyarakat Teheran menjelang Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5).
Mojtaba mengatakan, negara-negara Timur Tengah akan segera menjadi tameng bagi Amerika Serikat (AS).
“Yang pasti dalam hal ini adalah waktu tidak akan berjalan mundur, dan negara serta tanah di kawasan ini tidak lagi berfungsi sebagai tameng bagi pangkalan Amerika,” kata Mojtaba dalam keterangan tertulis yang disiarkan televisi nasional, Selasa (26/5).
Mojtaba juga menambahkan bahwa AS kini “semakin keluar dari posisinya” karena tidak dapat memiliki tempat yang aman di Timur Tengah untuk melancarkan invasi dan membangun pangkalan militer.
Pernyataan ini disampaikan saat AS dan Iran masih mencari kesepakatan untuk mengakhiri perang yang pecah pada 28 Februari. Kedua negara sudah menggelar gencatan senjata sejak 8 April.
Menurut Kementerian Luar Negeri Iran (Kemlu), Teheran dan Washington telah mencapai kesepahaman mengenai beberapa isu dalam perundingan damai tersebut.
Namun, pada Selasa (26/5), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengaku menembak jatuh drone dan pesawat AS yang mencoba memasuki wilayah udara Iran di tengah gencatan senjata.
IRGC tidak mengatakan kapan insiden itu terjadi. Mereka hanya menekankan bahwa setiap pelanggaran terhadap gencatan senjata akan dianggap sebagai hak sah Iran untuk membalas.
(blq/baca)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

