Site icon Pahami

Berita Makin Mesra, Netanyahu Rayakan Malam Tahun Baru di Resort Trump

Berita Makin Mesra, Netanyahu Rayakan Malam Tahun Baru di Resort Trump


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi tuan rumah bagi Perdana Menteri Israelaku Benyamin Netanyahu pada pesta mewah Tahun Baru di resor mewah Mar-a-Lago miliknya pada Rabu malam (31/12) waktu setempat.

Netanyahu tiba di kediaman Trump di Palm Beach, Florida, pada Senin pekan ini. Pada pesta Malam Tahun Baru, Netanyahu terlihat di samping Trump yang mengenakan tuksedo pada Rabu malam saat acara perpisahan dengan influencer konservatif Michael Solakiewicz.


Trump sebelumnya bercanda bahwa Netanyahu akan menghadiri pesta tersebut pada hari Senin. Tujuan awal Netanyahu mengunjungi Gedung Putih saat itu adalah untuk membahas gencatan senjata di Jalur Gaza dan berbagai permasalahan geopolitik regional di Timur Tengah.

Selain Netanyahu, daftar tamu pesta mewah Trump juga termasuk para loyalis Trump, seperti Rudy Giuliani dan miliarder Uni Emirat Arab Hussain Sajwani, serta kedua putranya, Eric dan Don Jr.

[Gambas:Instagram]

Turut hadir beberapa pejabat senior pemerintahan, termasuk Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dan Wakil Kepala Staf Gedung Putih Dan Scavino.

Kehadiran Netanyahu di partai Trump juga terjadi ketika semakin banyak partai yang mengkritik sikap sepihak AS terhadap konflik Israel-Palestina, terutama terkait invasi brutal Tel Aviv ke Gaza sejak Oktober 2023.

Dikutip AFPGencatan senjata Gaza antara Hamas dan Israel yang dicapai Oktober lalu memang merupakan hasil keterlibatan Trump. Ini bahkan menjadi pencapaian utama Trump di tahun pertama masa jabatan keduanya kembali berkuasa di Gedung Putih tahun ini.

Namun, beberapa pejabat Gedung Putih khawatir Netanyahu sengaja menunda gencatan senjata karena Israel belum siap mengakhiri agresinya di Gaza.

Pekan ini, Trump mengecilkan laporan ketegangan dengan Netanyahu terkait gencatan senjata tahap kedua. Dia menyatakan bahwa Israel telah “memenuhi” komitmennya dan tanggung jawab kini berada di tangan kelompok militan Palestina Hamas.

Sejalan dengan sikap perdana menteri Israel, Trump mengatakan dia “tidak khawatir dengan apa pun yang dilakukan Israel.”

Pembicaraan minggu ini menandai pertemuan kelima antara kedua pemimpin di Amerika sejak Trump kembali berkuasa tahun ini.

(rds)


Exit mobile version