Site icon Pahami

Berita Macron Sindir Trump soal Greenland, Minta Eropa Tak Lengah

Berita Macron Sindir Trump soal Greenland, Minta Eropa Tak Lengah


Jakarta, Pahami.id

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengejek Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang pulau yang ingin dikuasainya, Greenland.

Macron meminta negara-negara Eropa untuk tidak lupa bahwa ancaman dan ancaman Trump belum berakhir.


“Saat ini, kita berada dalam fase yang saya sebut sebagai ‘momen Greenland’,” kata Macron saat diwawancarai Financial Times, dikutip AFPSelasa (10/2).

Dia kemudian mengatakan, “Ada ancaman dan intimidasi. Dan kemudian, tiba-tiba Washington menarik diri. Dan kami pikir semuanya sudah berakhir. Tapi jangan percaya itu sejenak.”

Menurut Macron, ada ancaman terhadap perusahaan farmasi dan teknologi digital.

“Ketika terjadi agresi terbuka, kita tidak bisa tunduk atau berusaha mencapai kesepakatan,” kata Presiden Prancis.

“Kami mencoba strategi ini berbulan-bulan, dan tidak berhasil. Namun yang penting, secara strategis strategi ini membuat Eropa semakin bergantung,” lanjutnya pernyataannya.

[Gambas:Video CNN]

Lebih lanjut, Macron mengatakan Uni Eropa membutuhkan sekitar 1,2 triliun euro investasi publik dan swasta per tahun, termasuk teknologi hijau dan digital.

Macron kemudian menyerukan pengembalian utang bersama Eropa. Ia juga menganjurkan penyederhanaan dan pendalaman pasar tunggal Uni Eropa dan diversifikasi kemitraan perdagangan.

“Sekarang saatnya meluncurkan kapasitas pinjaman bersama untuk belanja masa depan, yaitu Eurobond yang berorientasi masa depan,” ujarnya.

Trump telah berulang kali menekankan bahwa AS ingin mencaplok Greenland jika diperlukan melalui operasi militer. Ia berpendapat, langkah ini diperlukan demi keselamatan dan keamanan dunia.

Jika bukan AS yang menguasai Greenland, menurutnya mungkin Rusia atau China akan mengambil alih pulau tersebut.

Trump bahkan mengancam negara-negara, terutama negara-negara Eropa, yang menolak gagasan imperialis bahwa ia akan menerima sanksi dari AS dengan im

Namun, pada bulan Januari, Trump membatalkan ancaman untuk mencaplok Greenland secara militer dan membatalkan usulan tarif terhadap sekutu Eropa tersebut.

(isa/bac)


Exit mobile version