Jakarta, Pahami.id —
Korea Utara mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran. Mereka pun menyebut langkah ini sebagai invasi ilegal.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyebut serangan AS-Israel terhadap Iran merupakan invasi ilegal dan pelanggaran kedaulatan negara.
Dilaporkan oleh media pemerintah Korean Central News Agency, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa keterlibatan AS adalah “antisipasi”. Dia menyebutnya sebagai hasil yang tidak bisa dihindari mengingat sifat AS yang hegemonik dan ‘premanisme’.
“Perang agresi antara AS dan Israel tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun,” kata pernyataan itu. AFPMinggu (1/3).
Amerika Serikat (AS) dan sekutu favoritnya, Israel, menyerang Iran dengan sengit pada Sabtu (27/2) saat perundingan nuklir masih berlangsung.
Organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa serangan kedua negara menargetkan 20 dari 31 provinsi di Iran.
Akibat serangan itu, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas. Selain Khamenei, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Korps Angkatan Bersenjata Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga tewas.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim serangan itu untuk menghilangkan ancaman terhadap Negeri Paman Sam.
“Operasi besar-besaran sedang dilakukan untuk membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman nyata,” kata Trump seperti dikutip pada Sabtu NPR.
(dmi/dmi)

