Surabaya, Pahami.id —
Korban tewas akibat ledakan tersebut petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten SitubondoJawa Timur meningkat. Jadi total korban meninggal dalam kejadian ini ada dua orang.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, salah satu korban meninggal dunia baru-baru ini bernama Abdurrahman (15).
“Hari ini kami mendapat laporan adanya korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di salah satu rumah sakit di Jember,” kata Bayu saat dikonfirmasi, Kamis (26/2).
Abdurrahman meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Dr Soebandi Jember, akibat kurang lebih 90 persen luka bakar yang dialaminya akibat ledakan tersebut.
Sedangkan salah satu korban meninggal dunia lebih dulu adalah Supriyadi (50). Ia meninggal tak lama setelah kejadian setelah tertimpa reruntuhan rumah.
Sedangkan lima korban lainnya yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Kulsum (60) masih menjalani perawatan di RSUD Asembagus Situbondo.
Seperti diketahui, ledakan dahsyat terjadi di rumah warga Desa Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (18/2) sore.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie membenarkan, pihaknya telah mengamankan sejumlah petasan dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut cukup banyak dan diduga kuat menjadi pemicu ledakan yang memakan korban jiwa.
Sebab, salah satu barang bukti yang kami amankan adalah beberapa petasan atau petasan yang diameternya antara 3 sampai 4 cm dan panjang 15 cm. Cukup panjang,” kata Bayu kepada awak media, Rabu (18/2).
(frd/dal)

