Site icon Pahami

Berita Komite Gaza Buka Rekrutmen Polisi, 2.000 Warga Palestina Ikut Daftar

Berita Komite Gaza Buka Rekrutmen Polisi, 2.000 Warga Palestina Ikut Daftar


Jakarta, Pahami.id

Komite yang dibentuk oleh Dewan Perdamaian (Dewan Perdamaian) untuk pemerintahan sementara di Semenanjung Gaza (NCAG), membuka perekrutan polisi untuk ditempatkan di Gaza.

Utusan Presiden AS Donald Trump untuk rekonsiliasi pascaperang di Gaza, Nikolay Mladenov, mengatakan sekitar 2.000 warga Palestina telah mendaftar hanya dalam beberapa jam.

NCAG dalam keterangannya di X menyebutkan, proses rekrutmen polisi Gaza terbuka bagi pria dan wanita yang memenuhi persyaratan.


“Proses rekrutmen terbuka bagi pria dan wanita memenuhi syarat yang ingin bergabung dengan kepolisian,” demikian pernyataan NCAG di X, dikutip Reuters,

Beberapa persyaratan perekrutan polisi antara lain pelamar harus tinggal di Gaza, berusia 18-35 tahun, tidak memiliki catatan kriminal, dan sehat secara fisik.

Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), Jasper Jeffers, mengatakan rencana jangka panjang perekrutan ini adalah untuk melatih sekitar 12.000 polisi.

Namun, belum diketahui apakah ribuan polisi baru yang direkrut tersebut akan termasuk anggota kepolisian Gaza saat ini.

“NCAG menghormati dedikasi petugas kepolisian yang terus melayani masyarakatnya di tengah pemboman, pengungsian, dan kondisi yang sangat sulit,” lanjut pernyataan NCAG.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa kelompok Hamas berusaha untuk mengintegrasikan sekitar 10.000 petugas polisi ke dalam pemerintahan baru Palestina yang didukung AS di Gaza. Hamas memerintah Gaza sebelum perang dan tetap berkuasa meskipun Israel berjanji untuk menghancurkan kelompok tersebut.

Hamas masih menguasai hampir separuh Gaza setelah gencatan senjata bulan Oktober yang ditengahi oleh Trump, sementara lebih dari 50% wilayah tersebut dikuasai oleh Israel.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem sebelumnya mengatakan partainya siap menyerahkan pemerintahan Gaza kepada NCAG yang beranggotakan 15 orang dan dipimpin oleh Ali Shaath.

“Kami memiliki keyakinan penuh bahwa NCAG akan beroperasi dengan menggunakan personel yang berkualitas dan tidak mengabaikan hak siapa pun yang bekerja pada periode sebelumnya,” kata Qassem merujuk pada keterlibatan lebih dari 40.000 pegawai negeri sipil dan personel keamanan.

Sebelumnya, beberapa negara anggota Dewan Perdamaian berkomitmen untuk melatih polisi di Gaza. Beberapa negara tersebut antara lain Mesir, Turki, dan Maroko.

(rnp/dna)


Exit mobile version