Site icon Pahami

Berita Kepala Staf Militer Israel Bocorkan Skenario AS Serang Iran

Berita Kepala Staf Militer Israel Bocorkan Skenario AS Serang Iran


Jakarta, Pahami.id

Kepala Staf Angkatan Darat Israel Eyal Zamir membocorkan skenarionya Amerika Serikat akan melancarkan serangan militer terhadap Iranpada Minggu (1/2).

“Ini adalah masa yang tidak pasti,” kata Zamir dalam laporan Radio Tentera, seperti dikutip dari Pemantau Timur Tengah.


Dalam keterangannya, Zamir juga mengatakan penyerangan tersebut diperkirakan akan terjadi dalam waktu dua minggu hingga dua bulan.

“AS tidak berbagi segalanya dengan Israel dan mengecualikan Israel dari proses pengambilan keputusan,” kata pembawa acara radio tersebut.

Menurut media lokal, Israel khawatir Presiden AS Donald Trump akan mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai program nuklirnya.

Sementara itu, Zaman Israel kata Zamir mengadakan pembicaraan selama akhir pekan dengan para pejabat AS mengenai serangan terhadap Iran.

Pekan lalu, Zamir bertemu dengan Kepala Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper di Israel. Pertemuan tersebut digelar sebagai upaya koordinasi antar kekuatan menjelang serangan ke Iran.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Trump mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan menyusul protes anti-pemerintah di Iran pada akhir Desember.

Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan memicu respons yang cepat dan komprehensif.

Surat kabar keuangan Israel, The Calcalist, memperkirakan biaya perang melawan Iran bisa mencapai US$10 miliar (sekitar Rp 168 triliun).

Laporan itu juga mengatakan para pejabat senior di lembaga keamanan Israel khawatir serangan dengan Iran dapat merugikan puluhan miliar syikal.

“Skenario yang relatif hemat biaya adalah jika Israel tidak melancarkan serangan sama sekali,” kata mantan penasihat ekonomi kepala staf Israel, Ram Aminach, seperti dikutip oleh Pemantau Timur TengahR.

Dia menambahkan, meski Israel tidak melancarkan serangan, bukan berarti tidak ada biaya yang harus dikeluarkan.

“Pertahanan udara menghabiskan biaya miliaran shekel, dan dalam skenario seperti itu, biaya militer bisa mencapai antara 7 hingga 10 miliar shekel (sekitar Rp37,8 hingga Rp53,9 triliun).”

Sedangkan menurut mantan penasihat Panglima Angkatan Darat, Sasson Hadad, jika pecah perang, kerugian yang ditimbulkan bisa mencapai sekitar 15 hingga 25 miliar shekel (sekitar Rp 80,9 hingga Rp 134,9 triliun).

Surat kabar Calcalist memperkirakan biayanya bisa mencapai 30 miliar shekel (sekitar Rp 161,9 triliun). Perkiraan biaya adalah biaya militer dan tidak termasuk biaya sipil.

Juni lalu, Israel, dengan dukungan AS, melancarkan perang 12 hari melawan Iran, yang memicu serangan pesawat tak berawak dan serangan rudal dari Teheran sebelum Washington mengumumkan gencatan senjata.

(rnp/bac)


Exit mobile version