Site icon Pahami

Berita Kemlu RI Ungkap Kondisi Terkini 9 WNI yang Ditahan Israel

Berita Kemlu RI Ungkap Kondisi Terkini 9 WNI yang Ditahan Israel


Jakarta, Pahami.id

Kementerian Luar Negeri menyebutkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) diculik Israel sekarang di pelabuhan Ashdod setelah ditangkap saat berlayar ke Jalur Gaza, Palestina.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah mengatakan berdasarkan informasi terakhir yang diterima hingga 19 Mei, WNI berada di pelabuhan.


Dan informasi terakhir yang kami dapat, mereka dibawa ke Pelabuhan Ashdod, tempat biasa diperiksanya WNI dan kemungkinan jika sudah selesai akan dibawa ke Rutan Imigrasi Ketziot, kata Heni dalam konferensi pers di gedung Kementerian Luar Negeri, Kamis (21/5).

Meski demikian, kata Heni, Kementerian Luar Negeri masih terus memastikan posisi, kondisi, dan akses komunikasi WNI.

Kementerian Luar Negeri juga menggunakan seluruh saluran komunikasi untuk menjamin keselamatan WNI yang ditahan Israel.

Senada, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah Indonesia akan fokus pada berbagai upaya untuk membebaskan seluruh WNI yang ditahan.

Dan sejak awal pemberangkatan para relawan tersebut, Menlu RI telah menginstruksikan berbagai perwakilan terkait untuk berkoordinasi erat guna menjamin keselamatan dan perlindungan WNI, kata Yvonne dalam konferensi pers.

Lebih lanjut Yvonne menegaskan, perlindungan WNI menjadi prioritas.

“Dan pemerintah Indonesia akan terus memantau proses pembebasan tersebut agar seluruh masyarakat Indonesia dapat kembali dengan selamat ke tanah air secepatnya,” ujarnya.

Militer Israel telah menyerang dan mencegat armada kapal GSF di perairan internasional dalam beberapa hari terakhir. Mereka menahan ratusan relawan termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berlayar menerobos blokade Israel.

Sebelumnya, Konvoi Perdamaian Global Indonesia (GPCI) mengklaim pihak keamanan Israel melepas relawan armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla, termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI).

Jumlah relawan yang dilepas Israel merupakan perwakilan dari Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC). Mereka ditahan di Penjara Ktziot Israel.

Berdasarkan output yang diterima dari GPCI Pahami.idPara relawan saat ini sedang dalam proses deportasi dan repatriasi dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Türkiye.

“Tim hukum terus melakukan pemantauan secara ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk warga Indonesia, dapat meninggalkan Israel dengan selamat tanpa penundaan lebih lanjut,” demikian pernyataan GPCI.

(isa/bac)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google





Exit mobile version