Site icon Pahami

Berita Kejaksaan Paris Bentuk Tim Khusus Usut Dokumen Eipstein

Berita Kejaksaan Paris Bentuk Tim Khusus Usut Dokumen Eipstein


Jakarta, Pahami.id

Jaksa Paris membentuk tim hakim khusus untuk menganalisis bukti-bukti yang dapat melibatkan warga negara Perancis dalam kejahatan Jeffrey Epsteinseorang terpidana pelaku kejahatan seks di Amerika Serikat (AS).

Dilaporkan AFPMinggu (15/1), Kejaksaan menyatakan akan memeriksa ulang secara menyeluruh kasus mantan eksekutif agensi model asal Prancis, Jean-Luc Brunel, rekan dekat pemodal Amerika yang meninggal dalam tahanan pada tahun 2022.

Tim baru ini akan bekerja sama dengan jaksa dari unit kejahatan keuangan nasional dan polisi dengan tujuan membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan yang melibatkan warga negara Prancis.


“Untuk dapat mengekstrak setiap bagian yang dapat digunakan kembali secara berguna dalam rangka penyelidikan baru,” jelas perwakilan dari Kantor Kejaksaan Paris. AFP.

Brunel ditemukan tewas di selnya di penjara Paris setelah dituduh memperkosa anak di bawah umur. Kasus terhadapnya dibatalkan pada tahun 2023 setelah kematiannya, tanpa ada yang dituntut.

Jaksa mengatakan penyelidikan menunjukkan Brunel adalah “teman dekat Jeffrey Epstein” yang menawarkan pekerjaan modeling kepada gadis-gadis muda dari latar belakang miskin.

Setelah dilakukan penyelidikan, Brunel diketahui melakukan tindakan seksual dengan gadis di bawah umur di AS, Kepulauan Virgin AS, Paris, dan Prancis selatan.

Menurut jaksa, sepuluh perempuan melontarkan tuduhan terhadap Brunel, beberapa di antaranya menggambarkan bagaimana mereka dibujuk untuk minum alkohol dan dipaksa melakukan penetrasi seksual.

Dalam berkas Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ), muncul nama beberapa tokoh masyarakat Prancis. Menyebutkan nama dalam sebuah file bukan berarti ada pelanggaran.

Setelah pembebasan tersebut, Kantor Kejaksaan Paris menyatakan telah diminta untuk menyelidiki tiga kasus spesifik baru yang melibatkan diplomat Prancis, agen model, dan musisi.

Atas permintaan Kementerian Luar Negeri Prancis, jaksa sedang menyelidiki laporan kemunculan diplomat senior Fabrice Aidan dalam kumpulan dokumen terkait Epstein yang diterbitkan oleh otoritas AS.

Jaksa Paris juga telah menerima pengaduan yang diajukan oleh seorang wanita Swedia terhadap Daniel Siad, seorang perekrut model yang memiliki hubungan dekat dengan Epstein.

Dia menuduh Siad melakukan “tindakan seksual yang dia gambarkan sebagai pemerkosaan dan mungkin dilakukan di Prancis pada tahun 1990”.

Kantor kejaksaan juga telah menerima pengaduan yang diajukan terhadap kondektur Prancis Frederic Chaslin dengan tuduhan tindakan pelecehan seksual yang diduga dilakukan pada tahun 2016.

Rilis terbaru dokumen Epstein telah menyebabkan mantan menteri Perancis Jack Lang mengundurkan diri dari jabatan kepala badan kebudayaan terkemuka, Institut Dunia Arab (IMA).

Namun, Lang membantah melakukan kesalahan dan mengatakan dia “terkejut” namanya muncul dalam artikel asosiasi perusahaan lepas pantai yang didirikan Epstein pada tahun 2016.

Kantor kejaksaan keuangan nasional mengatakan pihaknya telah membuka penyelidikan awal atas “penipuan pajak serius dan pencucian uang” terhadap Lang dan putrinya, Caroline Lang.

(sfr)


Exit mobile version