Site icon Pahami

Berita Kasatgas PRR Pastikan Pemulihan Pidie Jaya Dipercepat Jelang Lebaran

Berita Kasatgas PRR Pastikan Pemulihan Pidie Jaya Dipercepat Jelang Lebaran


Jakarta, Pahami.id

Menteri Dalam Negeri dan Ketua Satgas Pemulihan dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (6/3).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Tito mengatakan, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi telah mengerahkan berbagai sumber daya sejak bencana terjadi. Saat itu, beberapa infrastruktur penting seperti jalan, jembatan, listrik, dan jaringan komunikasi terganggu.


Artinya, dalam waktu dua bulan, tiga bulan atau lebih sudah banyak perubahan yang terjadi. Jalan nasional sudah bisa dilewati, listrik sudah masuk, internet. [masuk]mungkin juga BBM,” ujarnya di Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (6/3).

“Saya ingat betul di Pidie Jaya, di SPBU sempat antri panjang, bahkan ada yang tutup. Sekarang saya lihat biasa saja,” ujarnya lagi.

Meski demikian, Tito menegaskan masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama pembersihan lumpur akibat banjir, pengelolaan sedimen sungai, serta perbaikan jembatan dan jalan yang rusak.

Selain infrastruktur, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada penanganan pengungsi. Satgas PRR menargetkan seluruh pengungsi tidak lagi tinggal di tenda menjelang Hari Raya.

Jadi khusus pengungsi yang kita sasar, para pengungsi ini sebelum Aidilfitri sudah tidak ada lagi yang ada di tenda. Kemarin kita rapat penuh, hasilnya semua harus di shelter, tempat tinggal sementara. Atau diberikan Tabung Menguing Perumahan, katanya.

Pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak, antara lain bantuan kebutuhan hidup sehari-hari, bantuan isi perabot rumah, serta bantuan ekonomi bagi yang berhak menerimanya.

Tito menambahkan, Kabupaten Pidie Jaya menjadi salah satu daerah yang mendapat bantuan awal dalam jumlah besar karena pemerintah daerah mampu memberikan data penerima dengan cepat dan lengkap.

“Sebenarnya upacaranya dilaksanakan serentak di seluruh distrik [ada] 52, tiga daerah, Pidie Jaya menerima jumlah terbesar [bantuan] tingkat pertama. Mengapa ini yang terbesar? Karena Bupati bisa memberikan data terlengkap terlebih dahulu, karena itu. Terima kasih Pak Bupati,” ujarnya.

(ori/ori)


Exit mobile version