Site icon Pahami

Berita Jenderal AS Dicecar DPR soal Iran sampai Putin-Xi Jinping Kecam Trump

Berita Jenderal AS Dicecar DPR soal Iran sampai Putin-Xi Jinping Kecam Trump

Daftar isi



Jakarta, Pahami.id

Polemik perang Amerika Serikat vs Iran di Washington dan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke China menjadi fokus pemberitaan internasional pada Rabu (20/5).

Berikut sekilas berita internasional:


Media Asing Soroti Prabowo tentang Pengetatan Ekspor Minyak Sawit-Batubara

Sejumlah media internasional menyoroti pengumuman Presiden RI Prabowo Subianto terkait ekspor minyak sawit ke batu bara.

Prabowo mengatakan, ekspor komoditas sumber daya alam Indonesia kini harus melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk pemerintah.

media Malaysia, bintang, menyoroti keputusan yang diambil di tengah tantangan perekonomian Indonesia pasca perang di Timur Tengah.

Jenderal Pentagon Marah saat ditanyai DPR AS tentang Perang Iran

Kepala Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, mengkritik pertanyaan anggota DPR AS dari Partai Demokrat terkait perang melawan Iran.

Pertikaian sengit dimulai saat pertemuan Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Selasa (19/5) dan Cooper, yang memimpin operasi militer dalam perang tersebut, ditanya oleh Anggota Kongres Seth Moulton tentang rencana untuk “benar-benar memenangkan perang ini”.

Moulton, yang bertugas di Korps Marinir AS selama perang Irak, mengatakan situasi saat ini sepertinya “kita kalah.”

Putin-Xi Jinping Kritik Ambisi Trump Bangun Kubah Emas Anti Rudal

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping mengkritik rencana Presiden AS Donald Trump membangun pertahanan anti-rudal Golden Dome.

Kritik tersebut muncul dalam pernyataan bersama Xi dan Putin usai pertemuan bilateral di Beijing pada Rabu (20/5).

“Para pihak meyakini proyek ‘Kubah Emas’ AS, yang bertujuan untuk membangun sistem pertahanan rudal global, berlapis-lapis, dan tidak terbatas untuk menghancurkan semua jenis rudal, termasuk semua jenis rudal ‘musuh sejawat’, di semua tahap penerbangannya dan sebelum diluncurkan, merupakan ancaman nyata terhadap stabilitas strategis,” kata mereka, demikian pernyataan bersama yang dikutip Reuters, Rabu.

(rds)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google




Exit mobile version