Mbah Mardjiyono, jamaah tertua asal Piyungan, Yogyakarta, memulai perjalanannya ke Makkah Al-Mukarramah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah Arbain di Madinah.
Mbah Mardjiyono berangkat dengan bus untuk menunaikan fardhu umroh dan persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Meski sudah tua, ia tetap menjalankan ibadahnya dengan penuh semangat dan ketaqwaan.

