Jakarta, Pahami.id —
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah Jabodetabek hujan sedang hingga lebat akan turun hari ini, Minggu (8/2).
Dalam Peringatan Cuaca Dini periode 7-11 Februari, BMKG memperkirakan hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di seluruh wilayah Jabodetabek pada 8-10 Februari. Tidak ada potensi hujan lebat atau hujan ekstrem pada periode tersebut.
Wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangsel berpotensi terjadi angin kencang.
BMKG memperkirakan hujan lebat hingga sangat lebat baru akan terjadi pada Selasa (11/2).
Sebelumnya, BMKG menyebutkan, sejumlah dinamika atmosfer berdampak signifikan terhadap kondisi cuaca di Tanah Air hingga 9 Februari.
Secara global, BMKG menyatakan El Nino-Southern Oscillation (ENSO) berada pada fase La Nina lemah dengan SOI tercatat +9,4 dan indeks Niño 3,4 sebesar -0,79. Indikator ini menunjukkan peningkatan aktivitas konvektif khususnya di wilayah timur Indonesia.
Musim hujan Asia juga dikatakan tetap konstan hingga paruh pertama bulan Februari.
Sementara itu, Gelombang Dingin dari arah utara melintasi garis khatulistiwa juga diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan di Pantai Utara Jawa, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku Selatan hingga Tenggara, Bali, NTT dan NTB.
Gelombang atmosfer seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Khatulistiwa juga terpantau aktif di beberapa wilayah Indonesia.
Kombinasi MJO, Gelombang Rossby Khatulistiwa dan Gelombang Kelvin, terpantau aktif di Samudera Hindia barat daya Banten, perairan barat dan timur Filipina, Samudera Pasifik utara Papua hingga timur laut Papua, tulis BMKG dalam Weekly Weather Outlook Periode 3-9 Februari.
Pekan lalu, hujan lebat tercatat terjadi di beberapa wilayah. Curah hujan tertinggi tercatat di Jawa Barat (255,7 mm/hari), Nusa Tenggara Timur (97,6 mm/hari), Lampung (87 mm/hari), Sumatera Barat (81,2 mm/hari), Maluku Utara (80,1 mm/hari), Bali (70 mm/hari), Kalimantan Tengah (65,4 mm/hari), Jawa Tengah (64,5 mm/hari), dan Banten (64,5 mm/hari).
(fra/lom/fra)

