Site icon Pahami

Berita Israel Simulasi Perang Lawan Iran, 2.000 Rudal Dikerahkan

Berita Israel Simulasi Perang Lawan Iran, 2.000 Rudal Dikerahkan


Jakarta, Pahami.id

tentara tentara Israel melakukan latihan tempur Iran menggunakan 2.000 peluru kendali.

Surat kabar Maariv pada Selasa (3/2) memberitakan bahwa angkatan bersenjata Israel melakukan simulasi pertahanan terhadap serangan Iran, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran baru-baru ini.

Latihan perang ini dilakukan Komando Garda Depan sekitar pukul 02.00 WIB. Simulasi ini disebut-sebut menjadi yang terbesar di Israel dalam beberapa waktu terakhir.


“Komando Vanguard melakukan latihan terbesar dalam beberapa waktu terakhir, yang menyimulasikan perawatan dan penyelamatan korban dari lokasi kehancuran,” lapor Maariv, seperti dikutip Agensi Anadolu.

Menurut Maariv, ratusan tentara dan komandan Israel ikut serta dalam latihan tersebut. Latihan itu sendiri digelar di fasilitas pangkalan militer di Zikim, selatan ibu kota Tel Aviv.

Dalam laporannya, Maariv mengatakan latihan tersebut menyimulasikan serangan rudal dari Iran yang menargetkan pusat populasi besar di Israel.

“Latihan tersebut menyimulasikan runtuhnya bangunan dan menara serta kehancuran yang meluas,” lapor Maariv.

“Militer Israel mengatakan ini adalah latihan paling penting yang dilakukan Komando Garda Depan sejak ketegangan dengan Iran dimulai. Namun, mereka juga menggarisbawahi bahwa simulasi tersebut merupakan latihan yang telah direncanakan sebelumnya,” lanjut Maariv.

Timur Tengah tegang setelah Amerika Serikat mengerahkan kelompok penyerang kapal induk USS Abraham Lincoln di sekitar Iran. AS mengatakan kapal perang tersebut siap menyerang Iran jika Teheran tidak mengakhiri kekerasannya terhadap pengunjuk rasa dan segera mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya.

Iran telah menegaskan bahwa mereka akan menanggapi setiap serangan yang dilancarkan terhadap mereka. Meski begitu, Teheran juga telah membuka dialog dan dikabarkan akan memulai kembali pembicaraan dengan AS pada Jumat (6/2).

Menurut seorang pejabat AS, Israel bertekad menyerang Iran dalam situasi tegang ini. Namun AS tidak punya niat dan hanya ingin perundingan bisa cepat tercapai.

(blq/dna)


Exit mobile version