Site icon Pahami

Berita Iran Klaim Sedikit Lagi Deal Negosiasi soal Nuklir dengan AS


Jakarta, Pahami.id

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mendeklarasikan kesepakatan nuklir Amerika Serikat dapat dicapai dalam waktu dekat.

Dalam postingannya di media sosial, Araghchi mengatakan ada peluang “bersejarah” untuk mencapai kesepakatan dengan AS.


“Kita mempunyai peluang bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menjawab keprihatinan bersama dan mewujudkan kepentingan bersama,” tulis Araghchi pada Selasa (24/2).

Dikutip AFPNamun, Araghchi menekankan bahwa perjanjian ini hanya dapat dicapai “jika diplomasi diutamakan”. Tampaknya yang dia maksud adalah peningkatan kekuatan militer AS baru-baru ini di Timur Tengah, yang telah disiapkan oleh Presiden Donald Trump jika negosiasi gagal.

AS dan Iran dijadwalkan menggelar perundingan nuklir putaran ketiga di Jenewa, Swiss, pada Kamis (26/2).

Amerika menuntut Iran menghentikan seluruh program nuklirnya, karena khawatir Iran mampu menciptakan senjata pemusnah massal. Sementara itu Iran bersikeras bahwa pengayaan uraniumnya hanya untuk tujuan sipil.

[Gambas:Video CNN]

Pembicaraan nuklir AS-Iran diadakan di tengah tekanan kuat dari Trump. Trump mengerahkan dua kelompok kapal induk di sekitar Iran untuk menekan Teheran agar segera membuat kesepakatan.

Trump mengatakan dia siap melancarkan serangan terbatas terhadap Iran jika perundingan gagal.

Menanggapi hal tersebut, Iran menyatakan siap berperang dan akan menyerang pangkalan AS jika diserang.

Iran dan Amerika mengadakan lima putaran perundingan nuklir tahun lalu. Namun, perundingan gagal setelah Israel menyerang Iran dan memicu perang 12 hari.

(blq/rds)


Exit mobile version