Site icon Pahami

Berita Iran Bantah Tembak Rudal ke Turki sampai Ditangkis Sistem NATO

Berita Iran Bantah Tembak Rudal ke Turki sampai Ditangkis Sistem NATO


Jakarta, Pahami.id

Iran membantah menembakkan rudal ke wilayah tersebut Turki untuk memicu intersepsi sistem pertahanan udara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Teheran bersikeras menghormati kedaulatan Ankara.

Pernyataan tersebut disampaikan angkatan bersenjata Iran dalam keterangan resmi yang dimuat media pemerintah, FARS, pada Kamis (5/3).


“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menghormati kedaulatan tetangga sahabatnya, Turki, dan menyangkal bahwa mereka telah menembakkan rudal apa pun ke wilayahnya,” kata Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran seperti dikutip. CNN.

Pernyataan Iran tersebut menanggapi Kementerian Pertahanan Turki yang menyatakan rudal balistik yang ditembakkan dari Iran sedang menuju ke negaranya pada Rabu (4/3).

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan rudal tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara dan rudal NATO di Laut Mediterania bagian timur.

Tidak jelas ke mana sebenarnya rudal itu ditujukan.

[Gambas:Video CNN]

“Sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Iran, yang terdeteksi melintasi wilayah udara Irak dan Suriah dan menuju wilayah udara Turki, dicegat tepat waktu oleh pertahanan udara NATO dan aset rudal yang dikerahkan di Mediterania timur dan dinonaktifkan,” kata kementerian itu dalam pernyataannya pada Rabu seperti dikutip. Al Jazeera.

Kementerian mengatakan tidak ada korban jiwa atau cedera, dan menambahkan bahwa Ankara berhak untuk menanggapi tindakan permusuhan apa pun terhadapnya. Turki juga memperingatkan semua pihak untuk menghindari eskalasi konflik.

Dalam pidatonya pada Rabu malam, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya “mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan” dengan berkonsultasi dengan sekutu NATO, serta menyampaikan “peringatan terkuat untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi.”

“Jika kita sebagai sebuah negara ingin hidup damai dan tenteram, kita harus terus meningkatkan kemampuan pencegahan kita. Di masa sulit seperti ini, kita tidak akan menyia-nyiakan apapun terkait keamanan perbatasan dan wilayah udara kita,” ujarnya.

Laporan Reuters menjelaskan, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan juga menyampaikan keberatan Ankara kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui telepon.

Sementara itu, NATO mengutuk dugaan serangan rudal dari Iran. Juru bicara NATO Allison Hart mengatakan aliansi tersebut “berdiri teguh dengan semua sekutu, termasuk Türkiye”.

“Postur pencegahan dan pertahanan kami tetap kuat di semua bidang, termasuk pertahanan udara dan rudal,” kata Hart.

(rds)



Exit mobile version