Site icon Pahami

Berita Informan FBI Curiga Jeffrey Epstein Mata-Mata Israel

Berita Informan FBI Curiga Jeffrey Epstein Mata-Mata Israel


Jakarta, Pahami.id

Seorang informan rahasia FBI (Biro Investigasi Federal) Amerika Serikat mengadili pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein adalah mata-mata Israel.

Pernyataan ini disampaikan berdasarkan dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada pekan lalu.

Dalam dokumen tersebut, pelapor yang disebut sebagai sumber informasi rahasia (CHS) mengatakan dia yakin Epstein adalah mata-mata Israel.


“CHS menjadi yakin bahwa Epstein adalah agen yang direkrut oleh badan intelijen Israel, Mossad,” demikian isi dokumen tersebut, seperti dikutip Agensi Anadolu.

Keyakinan bahwa Epstein adalah mata-mata Mossad muncul dalam konteks persaingan regional yang melibatkan Israel.

CHS juga merekam percakapan telepon antara Epstein dan pengacaranya, Alan Dershowitz. Usai perbincangan itu, Mossad menghubungi Dershowitz untuk melakukan evaluasi.

Informan tersebut mengatakan kepada FBI bahwa Dershowitz mengatakan bahwa jika dia lebih muda, dia akan menjadi agen intelijen Israel yang membawa senjata.

Dokumen tersebut menambahkan bahwa CHS yakin Dershowitz telah direkrut oleh Mossad dan sejalan dengan misi mereka. Selain itu, CHS juga mengingat kembali pernyataan Dershowitz kepada Jaksa AS untuk Distrik Selatan Florida, Alex Acosta.

“Epstein memiliki hubungan dengan badan intelijen AS dan negara-negara sekutunya,” kata pernyataan itu.

Epstein digambarkan memiliki hubungan dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak, dan dikatakan telah dilatih sebagai mata-mata di bawah pengaruhnya.

Pada tahun 2019, Epstein ditemukan tewas di selnya di New York saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks.

Sebelumnya, pada tahun 2008, ia mengaku bersalah di pengadilan Florida atas tuduhan merekrut anak di bawah umur untuk prostitusi. Namun, hukuman ringan yang disetujui oleh permohonan Acosta sering dikritik sebagai “kesepakatan khusus”.

Rilis terbaru dokumen tersebut juga melibatkan sejumlah tokoh terkemuka, termasuk Dershowitz dan tokoh elit politik dan keuangan lainnya.

Para korban menuduh Epstein menjalankan jaringan perdagangan seks yang luas yang melibatkan dan mengeksploitasi kelompok kaya dan elit politik.

(rnp/dna)


Exit mobile version