Site icon Pahami

Berita Hamas Buka Suara RI Kirim Pasukan ke Gaza hingga Israel Sah Gabung BoP

Berita Hamas Buka Suara RI Kirim Pasukan ke Gaza hingga Israel Sah Gabung BoP

Daftar isi



Jakarta, Pahami.id

Kelompok Hamas menanggapi rencana Indonesia mengirimkan pasukan untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ke Jalur Gaza.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menandatangani piagam yang menandai pengangkatannya untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian (BoP) yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.


Berikut komentarnya di International Flash hari ini, Jumat (13/2).

Pemimpin senior Hamas, Osama Hamdan buka suara soal rencana Indonesia mengirimkan 8 ribu tentara untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza Palestina.

Hamdan mengatakan Hamas dan Palestina di Gaza menolak segala bentuk penempatan militer asing di sana. Dan, kata Hamdan, hal ini juga sudah diinformasikan kepada pemerintah Indonesia.

“Kami sudah sampaikan kepada semua pihak termasuk pemerintah Indonesia bahwa kami rakyat Palestina tidak membutuhkan pasukan atau kekuatan (asing),” kata Hamdan dalam wawancara dengan media Qatar, Aljazeera Mubasher, Rabu (11/2).

Hamdan mengatakan, jika Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan mengirimkan pasukan internasional, maka pasukan tersebut perlu ditempatkan di perbatasan untuk mencegah Israel melakukan agresi lebih lanjut terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Polisi di negara bagian New South Wales (NSW), Australia, dikecam masyarakat setelah membubarkan paksa sejumlah umat Islam yang sedang menunaikan salat berjamaah di ibu kota Sydney.

SBS News memberitakan, peristiwa itu terjadi pada Senin sore (9/2) saat warga memprotes kedatangan Presiden Israel Isaac Herzog.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan sejumlah pengunjuk rasa Muslim sedang salat berjamaah di luar Balai Kota Sydney ketika petugas polisi datang dan menarik mereka secara paksa. Bahkan salah satu jemaah diusir dari kebaktian oleh petugas keamanan.

Komunitas Muslim Australia mengutuk tindakan kekerasan ini dan meminta polisi New South Wales untuk meminta maaf secara terbuka. Mufti Besar Australia, Dr Ibrahim Abu Mohammed, bahkan menyerukan penyelidikan transparan.

Israel resmi bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Rabu (11/2).

Partisipasi Israel dalam Dewan Perdamaian diresmikan selama kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke Washington, untuk bertemu Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Netanyahu mengatakan bahwa dia telah “menandatangani keikutsertaan Israel sebagai anggota Dewan Perdamaian”.

Konfirmasi bahwa Israel akan bergabung dengan BoP terjadi hanya seminggu sebelum KTT BoP pertama yang direncanakan diadakan pada 19 Februari di Washington DC.

(Dna)


Exit mobile version