Site icon Pahami

Berita Hadiri FMM BRICS, RI Tegaskan Peran Aktif hingga Perkuat Kolaborasi

Berita Hadiri FMM BRICS, RI Tegaskan Peran Aktif hingga Perkuat Kolaborasi


New Delhi, Pahami.id

kehadiran Indonesia pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRIK (Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS) di New Delhi, India, disebut-sebut menunjukkan keaktifan Indonesia sebagai anggota terbaru BRICS.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang mengatakan, kehadiran Menlu Sugiono memiliki arti penting dalam pertemuan ini.


“Selain memperhatikan keaktifan Indonesia sebagai anggota terbaru BRICS, pertemuan ini juga merupakan salah satu cara untuk memperkuat kerja sama di beberapa sektor strategis,” kata Yvonne. CNNIndonesia.comRabu (13/5). Beberapa sektor strategis tersebut antara lain perubahan iklim, ekonomi, energi, dan kesehatan.

Menlu Sugiono tiba di New Delhi pada Selasa (12/5) sore waktu setempat. Kedatangan Sugiono di Bandara Militer Palam New Delhi langsung disambut oleh Kuasa Usaha KBRI New Delhi, Yudho Sasongko.

Beberapa isu yang akan diangkat Indonesia pada pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS antara lain tentang keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB, dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara, dan mendorong gencatan senjata permanen di Gaza.

RI juga akan mendorong negara-negara BRICS untuk menjadi kekuatan aktif dalam menegakkan hukum internasional, sistem perdagangan multilateral yang adil dan terbuka, serta menjadikan BRICS sebagai bagian dari solusi dan bukan polarisasi.

Beberapa menlu negara anggota BRICS dan mitra yang akan menghadiri pertemuan pada 14-15 Mei tersebut antara lain menlu Brazil, Iran, Rusia, Afrika Selatan, Malaysia, Thailand, Uganda, Ethiopia, dan Belarus.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Menlu Sugiono juga akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri India Narendra Modi.

BRICS FMM merupakan pertemuan mengawali KTT BRICS yang rencananya akan diselenggarakan pada September 2026 di India. Pada pertemuan ini, para menteri luar negeri akan mengoordinasikan kebijakan luar negeri, masalah geopolitik, dan persiapan agenda menjelang KTT BRICS.

RI menjadi anggota penuh BRICS sejak 6 Januari 2025 yang diumumkan secara resmi oleh Brazil sebagai tuan rumah BRICS saat itu. Keanggotaan RI dalam BRICS bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar negara-negara Global South, memajukan kepentingan negara-negara berkembang, dan mendorong reformasi multilateral.

(Dna)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google




Exit mobile version