Site icon Pahami

Berita Eks Pilot Tempur AS Ditangkap usai Diduga Latih Militer China

Berita Eks Pilot Tempur AS Ditangkap usai Diduga Latih Militer China


Jakarta, Pahami.id

Depkeh Amerika Serikat menahan seorang mantan pilot pesawat tempur Angkatan Udara yang dicurigai melatih personel militer Cina tanpa izin.

Gerald Brown (65) ditangkap di Indiana setelah kembali ke AS dari Tiongkok, tempat ia berada sejak Desember 2023.


Dia diduga mulai menegosiasikan kontrak pelatihan militer pada Agustus 2023 dengan Stephen Su Bin, seorang warga negara Tiongkok yang dipenjara di AS selama empat tahun sejak tahun 2016 dalam kasus spionase.

“Brown bersekongkol dengan warga negara asing untuk memberikan pelatihan jet tempur kepada pilot Angkatan Udara Tiongkok tanpa izin yang diperlukan Departemen Luar Negeri AS,” kata Departemen Kehakiman dalam sebuah pernyataan. AFP.

Perwira Divisi Intelijen dan Spionase FBI Roman Rozhavsky mengatakan pemerintah Tiongkok terus menggunakan keahlian anggota militer AS saat ini dan mantan.

“Pemerintah Tiongkok terus memanfaatkan keahlian personel militer AS saat ini dan mantan personelnya untuk memodernisasi kemampuan militernya,” kata Rozhavsky.

“Penangkapan ini merupakan peringatan bahwa FBI dan mitra kami tidak akan berhenti untuk meminta pertanggungjawaban siapa pun yang bekerja dengan musuh untuk merugikan prajurit kami dan membahayakan keamanan nasional,” tambahnya.

Brown menghabiskan 24 tahun di Angkatan Udara AS. Selama bertugas, ia memimpin beberapa unit sensitif yang bertanggung jawab atas sistem pengiriman senjata nuklir dan memimpin misi tempur.

Selain itu, beliau juga menjadi pelatih pilot dan instruktur simulator berbagai jenis pesawat tempur dan pesawat serang.

Setelah pensiun dari militer pada tahun 1996, Brown bekerja sebagai pilot kargo. Dia kemudian menjabat sebagai kontraktor pertahanan AS yang melatih pilot untuk menerbangkan jet tempur A-10 dan F-35 berteknologi terkini.

(rnp/dna/bac)


Exit mobile version