Site icon Pahami

Berita DPR Buka Kans Gelar Rapat Darurat Bahas Haji Usai Timur Tengah Memanas

Berita DPR Buka Kans Gelar Rapat Darurat Bahas Haji Usai Timur Tengah Memanas


Jakarta, Pahami.id

Komisi VIII DPR membuka kesempatan menggelar rapat di sela-sela istirahat anggota dewan untuk membahas persiapan haji menyusul situasi geopolitik yang memanas di timur tengah.

Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang mengatakan, rapat kemungkinan akan digelar sebelum sidang DPR pada 9 Maret mendatang. Rapat juga membahas situasi jemaah umrah yang saat ini tertahan.

“Kalau perlu, kami akan bicara dengan Menteri tentang langkah-langkah yang sudah dilakukan, termasuk ibadah haji,” kata Marwan di kompleks parlemen, Rabu (4/3).


Menurut Marwan, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah perlu segera mengambil tindakan terkait situasi Timur Tengah.

Ia menjelaskan, meski saat ini beberapa maskapai masih terbang ke Arab Saudi, namun bukan tidak mungkin keadaan akan berubah sehingga harus dihentikan jika keadaan semakin memburuk.

Situasi inilah yang sedang terjadi dan sedang dipelajari oleh ribuan jamaah umrah.

“Padahal sekarang akhirnya terbang, mungkin dua hari yang lalu tidak terbang tapi sekarang sudah terbang,” kata Marwan.

Meski demikian, Marwan meyakini penundaan ibadah haji dan umroh akan menimbulkan beberapa konsekuensi yang harus dibenahi. Sebab, biaya akomodasi, sewa akomodasi, dan logistik sudah dibayar sehingga berpotensi disita.

“Ini sudah kami bayar, hotelnya sudah dibayar, penerbangannya sudah dibayar, tapi perjalanannya juga kami khawatirkan. Karena jalurnya merupakan jalur yang melintasi peningkatan,” kata Marwan.

Menurut Marwan, pihaknya akan meminta penjelasan pemerintah terkait komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi.

“Yang ingin kami tanyakan, apakah mereka sudah melakukan langkah-langkah dengan pihak yang menyediakan layanan ini termasuk penerbangan, hotel, apakah bisa ditunda atau tidak?

(thr/dal)


Exit mobile version