Site icon Pahami

Berita Diputus Berhari-hari Imbas Kerusuhan, Iran Mulai Buka Akses Internet

Berita Diputus Berhari-hari Imbas Kerusuhan, Iran Mulai Buka Akses Internet


Jakarta, Pahami.id

Pemerintah Iran mengumumkan akan mulai mencabut pembatasan internet dan komunikasi secara bertahap mulai Sabtu (17/1) pasca kerusuhan besar yang terjadi.

Langkah ini diambil otoritas setempat setelah mengaku berhasil mengendalikan situasi keamanan dan menangkap beberapa tokoh penting yang dituduh sebagai anggota kelompok teroris.

Meluncurkan Anatoliakantor berita semi-pemerintah, Leluconmelaporkan bahwa pembatasan yang diberlakukan pasca kerusuhan akibat kesulitan ekonomi pada 8 Januari kini sudah mulai dilonggarkan.


Pejabat keamanan Iran mengatakan pemutusan akses internet terbukti efektif memutus komunikasi dari jaringan oposisi asing dan sel teroris.

Pemerintah Iran telah menyiapkan rencana pemulihan layanan komunikasi yang terbagi dalam tiga fase utama, yakni dengan mengaktifkan kembali layanan pesan singkat (SMS).

Tahap kedua adalah memulihkan akses penuh jaringan internet nasional (intranet) dan aplikasi dalam negeri (seperti Eita dan Bale). Kemudian tahap ketiga memulihkan akses internet internasional secara keseluruhan.

Pada Sabtu pagi, penduduk setempat mengonfirmasi bahwa aplikasi perpesanan domestik sudah mulai dapat diakses kembali setelah beberapa hari mengalami gangguan total.

Meskipun pihak berwenang Iran mengklaim bahwa keadaan sudah kembali normal, badan pemantau internet global, NetBlocks, melaporkan bahwa konektivitas di Iran hanya mengalami sedikit peningkatan.

Hingga Sabtu pagi, tingkat koneksi secara keseluruhan masih pada 2 persen dari tingkat normal. “Belum ada tanda-tanda konektivitas kembali normal secara signifikan,” tulis NetBlocks melalui platform X.

Korban Massal dan Penangkapan

Pemerintah Iran belum merilis angka resmi mengenai korban jiwa dalam kerusuhan tersebut. Namun, lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di AS memberikan data yang lebih gelap.

Berdasarkan laporan tersebut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA), jumlah korban tewas akibat kerusuhan di Iran mencapai 3.090 orang dan jumlah korban luka mencapai 2.055 orang.

Sementara itu, total orang yang ditahan otoritas Iran sejak kerusuhan terjadi di seluruh negeri mencapai 22.123 orang.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka telah menerapkan “pengendalian diri secara maksimal” saat menjalankan kewajibannya untuk menjaga ketertiban umum dan keamanan nasional.

Pemulihan internet internasional sendiri merupakan momen yang paling ditunggu untuk mengonfirmasi situasi sebenarnya di Iran.

(Wow)


Exit mobile version