Site icon Pahami

Berita Demo Memanas, Iran Klaim Sita Senjata-Peledak AS di Rumah-rumah Warga

Berita Demo Memanas, Iran Klaim Sita Senjata-Peledak AS di Rumah-rumah Warga


Jakarta, Pahami.id

Badan intelijen Iran menyita senjata dan alat peledak rakitan Amerika Serikat dari para “militan” yang menyembunyikan senjata di beberapa rumah di berbagai penjuru negeri.

Intelijen Iran mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir demonstrasi besar-besaran menentang rezim pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah terjadi di negara tersebut, menewaskan lebih dari 600 orang.


Dikutip Al JazeeraMenteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bahkan mengklaim pihak berwenang memiliki rekaman suara dari luar negeri yang berisi perintah dan seruan kepada para pengunjuk rasa.

Situasi di Iran menjadi semakin tegang menyusul pemblokiran internet dan komunikasi lainnya selama 100 jam oleh pemerintah untuk menekan demonstrasi. Sementara itu, jumlah korban tewas akibat demonstrasi massal di Iran dilaporkan bertambah menjadi 646 orang.

Demonstrasi yang dipicu oleh krisis ekonomi kini telah menyebar hingga beberapa pejabat seperti Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian turun ke jalan bersama pengunjuk rasa pro-pemerintah.

Lebih dari 10.000 orang dilaporkan ditangkap oleh pihak berwenang selama protes yang dimulai pada tanggal 28 Desember. Pasukan keamanan dan pengunjuk rasa bentrok hingga massa mulai menghancurkan dan membakar gedung-gedung pemerintah dan masjid.

Sementara itu, Khamenei menegaskan Republik Islam Iran yang dipimpinnya tidak akan mundur hanya karena terguncang oleh demonstrasi yang menurutnya dihasut oleh AS.

Dalam pernyataannya di Provinsi Qom pada 9 Januari, Khamenei mengatakan panas yang terjadi di Iran saat ini disebabkan oleh AS. Dia mengatakan AS memulai konflik di Iran karena ingin merebut minyak Teheran seperti yang dilakukannya terhadap Venezuela.

“Mereka memulai konflik ini. AS yang memulainya. Musuh-musuh yang bergantung pada AS memulai ini. Mengapa mereka memulai ini? Mengapa AS begitu muak dan marah terhadap Iran? Alasannya jelas. Itu karena kekayaan negara ini,” kata Khamenei.

“Anda dapat melihat bagaimana mereka mengepung sebuah negara di Amerika Latin dan melakukan beberapa tindakan di sana. Mereka tidak malu-malu dan secara terbuka menyatakan bahwa itu semua demi minyak. Untuk minyak! Di sini juga, semuanya demi minyak. Untuk minyak Iran, pertambangan Iran, pertanian Iran,” lanjut Khamenei.

(rds/bac)



Exit mobile version