Site icon Pahami

Berita Demi Lawan ‘Kerajaan Setan’ Iran

Berita Demi Lawan ‘Kerajaan Setan’ Iran


Jakarta, Pahami.id

Presiden Israel Isaac Herzog mengharapkan pertemuan antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dapat membantu menghilangkan “kerajaan jahat” Iran.

Hal tersebut disampaikan Herzog menyusul kunjungan Netanyahu ke Washington untuk keenam kalinya sejak awal tahun 2025 pada Selasa (10/2) waktu AS.


Kunjungan Netanyahu kali ini fokus membahas ancaman Iran, salah satunya mendesak AS agar lebih menekan Iran agar menghentikan program pengembangan rudal balistiknya.

Berbicara dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Canberra, Herzog berharap pertemuan antara Netanyahu dan Trump kali ini akan “berhasil membawa perdamaian dan melenyapkan pemerintahan jahat Teheran”.

“(Trump dan Netanyahu) juga akan membahas fase selanjutnya di Gaza yang penting bagi kita semua, yang saya harap akan membawa masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” kata Herzog. AFP.

Setibanya di AS, Netanyahu diperkirakan akan mendesak Trump untuk mengambil sikap lebih keras terhadap masalah nuklir Iran.

“Saya akan menyampaikan kepada presiden pandangan kami mengenai prinsip-prinsip negosiasi,” katanya seperti dikutip dalam video tersebut. AFP.

Netanyahu awalnya dilaporkan mengunjungi AS untuk menghadiri pertemuan puncak Dewan Perdamaian (BoP) perdana pada 19 Februari di Washington.

Namun, dia tampaknya mempercepat kunjungannya. Dalam keterangan resmi terkait kunjungan tersebut, Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan Netanyahu dan Trump akan membahas masalah regional.

“[Mereka] membahas masalah-masalah regional, dan mereka memberikan informasi terkini tentang perundingan putaran pertama yang mereka adakan dengan Iran pada Jumat lalu,” kata kantor PM Israel dalam sebuah pernyataan. AFPRabu

Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk mengirim armada AS yang kedua ke Timur Tengah untuk menekan Iran.

“Entah kita akan membuat kesepakatan atau kita harus melakukan sesuatu yang sangat sulit seperti sebelumnya,” kata Trump.

“Kami memiliki armada yang sedang menuju ke sana dan armada lainnya mungkin akan menyusul,” katanya kepada media aksio.

Iran, lanjut Trump, sangat ingin membuat kesepakatan yang baik untuk mereka. Namun, dia yakin pemerintah yang berbasis di Teheran telah menipu AS selama ini.

Pekan lalu, Iran dan Amerika mengadakan pembicaraan nuklir. Kedua belah pihak menyambut putaran pertama dengan positif.

(rds)


Exit mobile version