Site icon Pahami

Berita Dampak Gempa M6,4, Belasan Rumah di Pacitan hingga Blitar Rusak

Berita Dampak Gempa M6,4, Belasan Rumah di Pacitan hingga Blitar Rusak


Surabaya, Pahami.id

Puluhan bangunan – rumah dan tempat usaha – dilaporkan rusak gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Pacitan, Jawa Timur (Jatim), Jumat (6/2) dini hari.

Selain Pacitan, gempa juga mengguncang beberapa wilayah lain termasuk DI Yogyakarta yang juga berada di pesisir selatan Pulau Jawa. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah yang mengalami guncangan hebat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menyatakan kerusakan tersebar di beberapa titik, mulai dari pemukiman hingga fasilitas usaha.


“Dampak kerusakan sementara terdiri dari 9 unit rumah rusak ringan, 1 unit rumah rusak sedang, dan 1 tempat usaha berupa kafe rusak fisik, datanya masih bisa dikembangkan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, Jumat sore.

Kabupaten Pacitan sebagai lokasi yang paling dekat dengan pusat gempa merupakan wilayah dengan sebaran kerusakan terbesar yaitu di Kabupaten Pacitan, Pringkuku, dan Arjosari.

“Di Kabupaten Pacitan, 5 rumah rusak ringan. 2 rumah rusak ringan di Kecamatan Pringkuku. 1 rumah rusak ringan di Kecamatan Arjosari,” ujarnya.

Satriyo menambahkan, dampak gempa juga meluas ke wilayah lain di Jatim.

Di Kota Blitar, kerusakan tercatat di Kecamatan Kepanjenkidul dengan kerusakan sedang pada rumah penduduk dan kerusakan pada satu tempat usaha atau kafe. Sementara di Kabupaten Ponorogo, rumah warga dilaporkan rusak di Kecamatan Sambit.

“Di Kota Blitar, Kecamatan Kepanjenkidul, 1 unit rumah dan 1 kafe rusak sedang. Kemudian di Kabupaten Ponorogo, Kecamatan Sambit, 1 rumah rusak ringan,” ujarnya.

Soal ada atau tidaknya korban jiwa dalam kejadian tersebut, BPBD menyatakan proses verifikasi data di lapangan masih terus berjalan.

Korban sedang dalam proses pendataan, ujarnya.

Saat ini, anggota BPBD tingkat provinsi dan kabupaten/kota telah dikerahkan ke lokasi terdampak. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan masyarakat dan mengumpulkan data lebih lanjut mengenai kerugian materil dan calon korban.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi tidak resmi, sambil menunggu hasil penilaian menyeluruh dari pejabat di lapangan, kata Satriyo.

Sebelum ini. Gempa tektonik mengguncang kawasan Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) dini hari, tepatnya pukul 01.06 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa megathrust berpusat di laut.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kelas III Karangkates, Malang, Mamuri menjelaskan pusat gempa berada di laut dengan koordinat 8,98 derajat Lintang Selatan dan 111,18 derajat Bujur Timur. Lokasi ini terletak kurang lebih 89 kilometer ke arah tenggara Kota Pacitan dengan kedalaman pusat gempa 58 kilometer.

Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenter, maka gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut mempunyai mekanisme pergerakan ke atas atau sesar dorong, kata Mamuri.

(frd/anak)



Exit mobile version