Jakarta, Pahami.id —
Satuan pasukan khusus militer Cina Misterius (PLA) kerap melakukan latihan ‘gila’ untuk mempertajam kemampuan dan memperkuat ketahanan negara.
media televisi Tiongkok, CCTVlaporan tentang beberapa peralatan dan taktik yang digunakan pasukan khusus Tiongkok dalam latihan penyelamatan sandera di malam hari.
CCTV memperkenalkan jenis helm yang dilengkapi dengan kacamata night vision dan indikator IFF (identifikasi, kawan atau lawan), serta beberapa jenis perlengkapan senapan termasuk laser pointer dan pembidik titik merah (inframerah).
Dalam rekamannya, pasukan khusus mendekati area yang ditentukan menggunakan kendaraan tanpa lampu dan meluncurkan drone yang dilengkapi kemampuan penglihatan malam.
Pertama-tama, unit pasukan khusus menetralisir penjaga musuh menggunakan senapan sniper dari jarak jauh, dan pada saat yang sama memutus pasokan listrik ke tempat persembunyian teroris. Hal ini memungkinkan unit pasukan khusus untuk masuk ke dalam gedung dan mengamankan para sandera.
Setelah berhasil menyelamatkan para sandera, tujuan misi selanjutnya adalah evakuasi ke tempat aman. Dalam perjalanan menuju evakuasi, drone mendeteksi adanya pos teroris, sehingga perlu dilakukan serangan.
Unit pasukan khusus menggunakan panah untuk mendekati secara diam-diam dan melenyapkan penjaga di sekitar pos terdepan. Panah tidak menghasilkan suara atau kilatan tambahan, sehingga ideal untuk operasi ofensif malam hari.
Pada saat yang sama, tiga drone dengan cepat mendekati pos teroris dan menjatuhkan bom di seluruh area, dengan unit pasukan khusus melancarkan serangan dan melenyapkan semua sasaran.
Pakar urusan militer China, Zhang Junshe mengatakan, kegiatan ini merupakan latihan rutin.
“Program ini menunjukkan bahwa PLA memiliki kemampuan untuk menyusup ke kamp-kamp teroris, menetralisir teroris, dan mengamankan personel penting, dengan keterampilan yang diasah untuk memenuhi kebutuhan operasional di masa depan,” katanya dalam laporan tersebut. Waktu Global.
Lebih lanjut, Zhang mengatakan pelatihan ini unik karena kecepatan, kerahasiaan, dan ketepatannya.
Ia juga mencatat bahwa berbagai angkatan dan cabang PLA, termasuk Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, memiliki unit pasukan khusus yang rutin melakukan latihan serupa.
(isa/rds)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

