Site icon Pahami

Berita Bank Tutup Cabang Dekat MK Kala Putusan Pemakzulan Yoon Suk Yeol


Jakarta, Pahami.id

Beberapa bank di dekat Pengadilan Konstitusi (MK) Korea Selatan akan di depan persidangan keputusan impeachment presiden Yoon Suk Yeol Besok, Jumat (4/4). Percobaan dijadwalkan mulai 11.00 KST atau 9.00 WIB.

Beberapa bank siap untuk langkah -langkah yang relevan karena takut akan demonstrasi besar -potensi dan potensi pertempuran fisik selama dampak dampak.


Salah satunya Hana Bank akan menghentikan operasi sementara di kantor cabang Gye-dong dan kantor stasiun Anguk Cabag selama satu hari, disebutkan ChosunKamis (3/4).

Sebaliknya, bank akan menetapkan level ke -19 di kantor kepala Euljiro dan kantor cabang Jongon Financial Cedang sebagai alternatif bagi pelanggan dan karyawan untuk bekerja di sana.

Shinhan Bank juga memiliki rencana khusus pada hari impeachment Yoon. Mereka telah memberikan rencana tanggap darurat untuk pertemuan besar dan langkah -langkah pencegahan sejak Maret.

[Gambas:Video CNN]

Aspek utama dari tindakan ini termasuk persiapan pedoman untuk cabang di bidang risiko dan persiapan kantor sementara.

Untuk memastikan keselamatan karyawan, jika dianggap perlu, manajer cabang dapat menghentikan operasi dan melakukan transfer atau transfer.

Cabang Shinhan Bank di dekat Pengadilan Konstitusi termasuk cabang Hyundai Gye-Dong dan Pusat Keuangan Perusahaan Hyundai Gye-Dong.

Jika mereka menutup operasi sementara, Shinhan akan memberi tahu pesan kepada pelanggan.

Woori Bank juga mempertimbangkan penutupan sementara cabang Stasiun Anguk. Sementara itu, KB Kookmin Bank menetapkan cabang di Yeouido dan Gwanghwamun sebagai target manajemen keamanan.

Pengadilan Konstitusi Korea Selatan akan memutuskan status pemakzulan Yoon pada hari Jumat pukul 11:00 waktu setempat atau 09.00 WIB. Sidang diadakan setelah Yoon ditanggung oleh DPR pada bulan Desember 2024 setelah menetapkan status darurat Korea Selatan.

Pada waktu itu, Yoon juga mengirim pasukan ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk mencegah Parlemen memasuki gedung dan membatalkan Deklarasi Darurat Militer.

Setelah dihapus di parlemen, status diluncurkan di Pengadilan Konstitusi.

Jika Mahkamah Konstitusi memimpin pemakzulan Yoon, Korea Selatan harus mengadakan pemilihan dalam waktu 60 hari. Namun, jika pemakzulan dibatalkan, ia dapat kembali ke kursi presiden.

(Isa/Chri)



Exit mobile version