Site icon Pahami

Berita Banjir Lamongan Belum Surut, Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Berita Banjir Lamongan Belum Surut, Status Tanggap Darurat Diperpanjang


Jakarta, Pahami.id

pemerintah Kabupaten LamonganJawa Timur memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 26 Januari 2025. Hal itu dilakukan karena banjir di enam kecamatan dilaporkan belum surut hingga hari ini, Kamis (15/1).

Banjir melanda enam kecamatan di Lamongan antara lain Kecamatan Turi, Kalitengah, Lamongan, Karangbinangun, Deket, dan Glagah dengan ketinggian banjir sekitar 10-59 sentimeter.

BPBD Jatim mencatat 2.031 rumah dan RSUD Soegiri terendam banjir.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno mengatakan, banjir di enam kecamatan tersebut disebabkan meluapnya air dari Waduk Bengawan Jero, sehingga airnya tidak bisa mengalir ke Sungai Begawan Solo. Aliran air berbalik dan meluap ke pemukiman warga.

Status tanggap darurat di Lamongan diperpanjang hingga 26 Januari 2026. Pompa di Rumah Pompa Kalitengah masih beroperasi untuk mengurangi debit air Bengawan Jero, kata Satriyo, Kamis ini.

Meski begitu, Satriyo memastikan situasi banjir di kawasan Bengawan Jero terpantau stabil. BPBD juga menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat proses surutnya air.

Dua unit pompa di Rumah Pompa Kalitengah terus diaktifkan secara optimal untuk meredam banjir. Satriyo mengatakan setiap mesin mampu menyedot sekitar 10 ribu liter air per detik.

“Kemudian pintu air dibuka selebar-lebarnya untuk membuang air ke saluran utama,” ujarnya

Selain teknis penanganan, bantuan logistik berupa sembako dan sembako telah disalurkan secara merata ke wilayah terdampak sejak status tanggap darurat ditetapkan.

Satriyo menyatakan, BPBD Jatim bersama BPBD kabupaten terus melakukan pemantauan ketinggian air sungai dan perlengkapan pencegahan sebagai upaya pencegahan.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada, terutama yang bermukim di sekitar bantaran sungai karena potensi hujan masih ada meski cuaca hari ini cenderung mendung,” ujarnya.

(frd/anak)


Exit mobile version