Site icon Pahami

Berita Banjir Kepung 11 Wilayah Serang Banten, Ratusan Rumah Terendam

Berita Banjir Kepung 11 Wilayah Serang Banten, Ratusan Rumah Terendam


Jakarta, Pahami.id

Sebanyak 11 wilayah di kota MenyerangBanten dikepung banjir Kamis (29/1) pagi. Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, total ada 368 Kartu Keluarga (KK) atau 1.099 jiwa yang terdampak.

“Ada 330 rumah yang terendam banjir,” ujarnya detikcom.

Ia mengatakan, pihaknya mendata sejumlah titik banjir di Kota Serang hingga pukul 08.00 WIB.


Ketinggian airnya bervariasi, antara 20 hingga 80 cm, ujarnya.

Berikut data banjir di Bandar Serang:

Kabupaten Serang

Link. Bumi Agung Permai Blok L12 RT/RW 003/012, Kel. Peung Yah
Ketinggian air: 20-25 cm
Dampak: 10 rumah, 10 KK, 52 jiwa
Kondisi : Surut secara bertahap

Jl. Ayip Usman Kebaharan (depan Pom Kebaharan), Kel. Celah
Ketinggian air: 25-30 cm
Kondisi: Sudah surut

Link. Cikepuh RT/RW 001/006, Kel. Unyur
Ketinggian air: 40 cm
Dampak : 7 rumah, 7 KK, 65 jiwa
Kondisi: Sudah surut

Link. Citime Kidul RT/RW 001/005, Kel. Peung Yah
Ketinggian air: 15 cm
Dampak: 23 rumah, 25 KK, 90 jiwa
Kondisi : Surut secara bertahap

Link. Cimuncang Sido Muncul RT/RW 004/020, Kel. Acar
Ketinggian air : ±80 cm
Dampak: 35 rumah, 38 KK, 115 jiwa
Kondisi : Surut secara bertahap

Link. Kantin RT/RW 01,02,03,04/008, Kel. Acar
Ketinggian air: 80 cm
Dampak: 235 rumah, 250 KK, 650 jiwa
Kondisi: Sudah surut

Link. Cimincung Kecil RT/RW 002/014, Kel. Acar
Ketinggian air: 35 cm
Dampak: 20 rumah, 21 KK, 67 jiwa
Kondisi: Sudah surut

Link. Mandala Citra RT/RW 003/015, Kel. Unyur
Ketinggian air: 30 cm
Dampak: 17 KK, 60 jiwa
Situasi: Air masih menggenangi area tersebut

Kecamatan Cipocok Jaya

Komplek Untirta Permai RT/RW 001/007, Kel. Perencanaan
Ketinggian air: 50 cm
Dampak: Pengumpulan data masih dilakukan
Kondisi : Air masih menggenang

Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi dan meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim. Warga yang tinggal di daerah yang sering dilanda bencana hendaknya selalu berhati-hati.

Baca berita selengkapnya Di Sini.

(tim/dal)


Exit mobile version