Site icon Pahami

Berita Banjir dan Longsor Terjang Sri Lanka, 123 Orang Tewas

Berita Banjir dan Longsor Terjang Sri Lanka, 123 Orang Tewas


Jakarta, Pahami.id

Banjir dan tanah longsor melanda Sri Lanka Setelah hujan lebat turun di negara Asia Selatan itu pada pekan lalu. Sedikitnya 123 orang dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (29/11).

Pusat Manajemen Bencana Sri Lanka (DMC) melaporkan saat ini 130 orang masih hilang dalam bencana tersebut.


Direktur Jenderal Sampath Kotuwegoda mengatakan operasi penyelamatan sedang berlangsung dan 43.995 orang telah dievakuasi.

DMC melaporkan, banjir dan tanah longsor terjadi setelah Topan Ditwah melanda Sri Lanka pada Rabu (26/11) yang menyebabkan hujan lebat selama seminggu.

Topan tersebut tercatat telah berpindah dari Sri Lanka, namun dampaknya masih terasa. Kerusakan terjadi dimana-mana.

[Gambas:Video CNN]

Banjir di daerah dataran rendah memburuk pada hari Sabtu sampai pihak berwenang memerintahkan warga untuk mengungsi. Salah satu daerah yang terkena dampak adalah tepian Sungai Kelani yang mengalirkan air dari Kolombo hingga Samudera Hindia.

Menurut DMC, Sungai Kelani meluap pada Jumat (28/11) sore. Ratusan warga diperintahkan mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Pemerintah Sri Lanka telah mengerahkan angkatan bersenjata untuk memperkuat operasi penyelamatan dan bantuan di seluruh negeri. Pihak berwenang mengerahkan helikopter dan perahu militer untuk mengevakuasi warga yang terjebak.

Pejabat DMC memperkirakan skala banjir yang terjadi di Sri Lanka saat ini akan lebih buruk dibandingkan tahun 2016 ketika 71 orang meninggal di seluruh negara tersebut.

Jumlah korban tewas terkait cuaca minggu ini adalah yang tertinggi sejak Juni tahun lalu, ketika 26 orang tewas akibat banjir.

Banjir terparah yang dialami Sri Lanka sejak pergantian abad terjadi pada Juni 2003. Saat itu, 254 orang meninggal dunia.

Sementara itu, para pejabat mengatakan India telah mengirimkan pesawat bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Sri Lanka pada Sabtu pagi.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa atas banyaknya korban tewas di Sri Lanka dan menegaskan bahwa New Delhi siap mengirimkan lebih banyak bantuan.

“Kami siap memberikan bantuan dan bantuan lebih lanjut seiring perkembangan situasi,” kata Modi di X, seperti dikutip AFP.

(BLQ/CHRI)


Exit mobile version