Site icon Pahami

Berita Bahlil Cerita ke Santri Sering Ditangkap Polisi Saat Jadi Aktivis Demo


Jakarta, Pahami.id

Ketua Partai Golkar dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahlilalia Mengatakan kepadanya bahwa dia ketika siswa sering ditangkap selama demonstrasi.

Dia menceritakan kisah di depan ribuan siswa selama kunjungan ke Sekolah Asrama Islam dan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman, Bogor, Jawa Barat (21/3).

“Kuliah, sebagai aktivis, sering ditangkap oleh polisi karena demonstrasi,” kata Bahlil.


Dia mengklaim telah hidup keras sejak kecil. Selama sekolah dasar, ia mengaku menjual kue ibunya. Ketika dia masih di sekolah menengah, dia mengaku sebagai transportasi kota atau Angkot. Demikian pula, di sekolah menengah.

Memasuki perguruan tinggi, dan sering ditangkap karena demonstrasi, Bahlil mengklaim sebagai presenter surat kabar.

“Saya dulu melakukan koran, tinggal di asrama juga lapar, karena memakannya tidak ada di sana, hanya makan buah, mangga muda, saya merasakannya,” kata Bahlil.

Namun, Bahlil menekankan bahwa kesuksesan adalah hak semua orang. Bagi para siswa, katanya, keberhasilan tidak hanya anak -anak dari para petugas, anak -anak yang mulia, atau anak -anak umum.

Menurutnya, kesuksesan adalah hak setiap warga negara. Namun, itu harus dilakukan dengan kerja keras.

“Saya telah terbukti menjadi anak miskin yang dapat bersaing dengan anak -anak kaya,” kata Bahlil.

Diketahui, gelombang demonstrasi terjadi di Jakarta dan beberapa kota seperti Medan, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya ke Manado, kemarin. Mereka menolak konfirmasi RUU dalam hukum.

Siswa dan berbagai kelompok komunitas dari Jakarta dan daerah sekitarnya fokus pada kompleks MPR/DPR, Senayan.

Salah satu tuntutan utama mereka adalah menolak isi RUU TNI, yang dikatakan ‘menghidupkan kembali’ fungsi militer melalui perluasan operasi dan pemukiman militer di lembaga publik.

Meskipun ada demonstrasi dan protes setidaknya beberapa hari yang lalu, parlemen dengan suara bulat mengkonfirmasi amandemen undang -undang 34/2004 tentang tentara Indonesia atau undang -undang untuk menjadi undang -undang pada pertemuan pleno pada Kamis pagi.

Aksi di Jakarta panas. Beberapa orang dalam aksi RUU TNI berhasil mengetuk pagar ke kanan dan kiri pintu utama.

Polisi mulai membubarkan massa tindakan setelah berbuka puasa. Kerusuhan meriamSampai tim motor Brimobal telah digunakan.

(FRA/THR/FRA)


Exit mobile version