Site icon Pahami

Berita AS-Israel Serang Kapal Iran Dekat Selat Hormuz, Ada Korban Tewas

Berita AS-Israel Serang Kapal Iran Dekat Selat Hormuz, Ada Korban Tewas


Jakarta, Pahami.id

pesawat terbang Amerika Serikat dan Israel bersatu melawan kapal-kapal itu Iran selatan Pulau Larak dekat Selat Hormuz, Selasa (26/5). Akibat kejadian ini, sejumlah warga Iran dilaporkan tewas.

kantor berita semi-pemerintah, Leluconmelaporkan “beberapa warga Iran” terbunuh oleh serangan AS dan Israel.


Beberapa laporan menyebutkan jumlah korban tewas dalam kejadian ini sebanyak empat orang, seperti dikutip Agensi Anadolu.

Dalam beberapa hari terakhir, AS dan sekutu dekatnya Israel tampak agresif dalam menyerang Iran di tengah upaya untuk merundingkan penghentian perang secara permanen.

Pada hari Senin, beberapa jam setelah delegasi Iran tiba di Qatar untuk membahas perundingan, pasukan AS menyerbu lokasi peluncuran rudal di dekat Bandar Abbas Iran dan sebuah kapal yang berencana memasang ranjau.

Dalam pernyataan resminya, Komando Pusat AS menyatakan serangan terhadap Iran sebagai tindakan defensif.

“Untuk melindungi militer dari ancaman yang ditimbulkan oleh militer Iran,” kata militer AS dalam sebuah pernyataan Waktu New York.

Seorang pejabat senior AS mengatakan rudal Iran mengancam hampir dua lusin kapal perang Angkatan Laut, termasuk dua kapal induk dan pengawalnya di Teluk Oman dan Laut Arab.

AS dan Iran saling bertukar serangan setelah Washington dan Tel Aviv pertama kali menyerang negara Timur Tengah itu pada 28 Februari. Operasi kedua negara mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat tinggi pertahanan lainnya.

Pada hari yang sama, Iran melancarkan pembalasan terhadap Israel dan aset militer AS di negara-negara Teluk. Mereka pun menutup Selat Hormuz untuk menekan kedua musuhnya.

Saat ini, AS dan Iran sedang melanjutkan pembicaraan damai. Namun kedua belah pihak tidak pernah menyetujui usulan yang diajukan.

AS mempunyai ambisi untuk menghancurkan senjata nuklir Iran atau menghilangkan uranium yang diperkaya. Namun Iran menolaknya. Bagi mereka, pengayaan uranium dan program nuklirnya merupakan harga mati.

(isa/rds)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google




Exit mobile version