Site icon Pahami

Berita AS dan China Bahas Aturan Main AI saat Kunjungan Trump

Berita AS dan China Bahas Aturan Main AI saat Kunjungan Trump


Jakarta, Pahami.id

Amerika Serikat Dan Cina mulai membahas pembentukan ‘penjaga’ atau peraturan yang membatasi penggunaan kecerdasan buatan (AI). Hal tersebut diungkapkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam wawancara dengan CNBC pada Kamis (14/5).

Pembicaraan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya seruan global untuk mengatur perkembangan teknologi AI yang berkembang pesat.

“Kami sebenarnya akan membahas pagar AI dengan Tiongkok karena Tiongkok masih tertinggal di belakang kami, namun mereka memiliki industri AI yang sangat maju,” kata Bessent saat kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing, mengutip AFP.


Trump tiba di Tiongkok dengan pujian untuk Presiden Tiongkok Xi Jinping. Dia menyebut Xi sebagai “pemimpin hebat” dan “teman”, dan mengundangnya mengunjungi Gedung Putih pada September mendatang.

Meski hubungan kedua negara sempat tegang akibat sejumlah perselisihan dagang, termasuk pengendalian ekspor teknologi AI canggih AS ke Tiongkok, Washington dan Beijing kini mulai membuka ruang dialog terkait kecerdasan buatan.

Dalam kunjungan tersebut, Trump didampingi oleh beberapa pemimpin industri teknologi dunia, termasuk CEO NVIDIA Jensen Huang dan pendiri xAI Elon Musk.

Bessent mengatakan dua negara adidaya AI di dunia akan memulai diskusi intensif mengenai masa depan teknologi tersebut.

Menurutnya, AS dan Tiongkok akan menyusun “protokol” untuk menentukan arah pengembangan AI, terutama untuk memastikan teknologi tersebut tidak jatuh ke tangan aktor non-negara.

Meski demikian, Bessent menegaskan Washington tidak ingin membatasi inovasi. Dia juga mengaku puas dengan cara perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI mereka sejauh ini.

Ia menambahkan, dengan keunggulan teknologi AI yang dimiliki AS saat ini, Washington akan menjadikan “best practice dan nilai-nilai AS” sebagai acuan sebelum menerapkannya secara lebih luas ke dunia.

(sels/sel)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google





Exit mobile version