Site icon Pahami

Berita Arab Saudi Tetapkan Awal Ramadan Jatuh pada 18 Februari

Berita Arab Saudi Tetapkan Awal Ramadan Jatuh pada 18 Februari


Jakarta, Pahami.id

Mahkamah Agung Arab Saudi pada Selasa (17/2) malam diumumkan bahwa hilal yang menandai awal Ramadhan telah terlihat di Kerajaan.

Berita Arab mengabarkan bahwa ini berarti bulan Ramadhan akan dimulai pada hari Rabu, 18 Februari. Besok akan menjadi hari pertama bulan suci, menandai dimulainya puasa dan doa di seluruh Kerajaan.


Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam dan dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia sebagai bulan puasa, doa bersama, refleksi diri dan memperkuat hubungan masyarakat.

Umat ​​​​Islam juga percaya bahwa Alquran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad pada bulan ini. Bulan mulia ini akan diakhiri dengan perayaan Aidilfitri.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, bulan di Asia Tenggara juga tidak terlihat pada hari ini, Selasa (17/2).

[Gambas:Video CNN]

Penilaian tersebut disampaikan Nasaruddin dalam jumpa pers usai sidang penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Hal ini membuat beberapa negara Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia menetapkan 1 Ramadhan pada tanggal 19 Februari.

Indonesia menentukan awal puasa melalui dua cara, yaitu hitungan kipas rukyat.

Akun bersifat informatif dan posisi rukyat adalah konfirmasi akun.

Metode perhitungannya menggunakan perhitungan numerik-matematis untuk menentukan awal bulan Hijriah tanpa verifikasi fakta atau rukyat hilal.

Sedangkan rukyat adalah metode pemantauan dengan mengamati bulan melalui mata telanjang atau teropong.

Untuk memantau bulan sabit, Indonesia menggunakan kriteria MABIMS, yaitu ketinggian bulan sabit minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam dan elongasi (jarak sudut bulan dari matahari) minimal 6,4 derajat.

(Kris)


Exit mobile version