Site icon Pahami

Berita Alasan Gibran Bahas Keraton Sambil Makan Bareng 2 Pengklaim Raja Solo

Berita Alasan Gibran Bahas Keraton Sambil Makan Bareng 2 Pengklaim Raja Solo


Solo, Pahami.id

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meja berisi dua sosok yang mengaku sebagai Raja di Keraton Surakarta atau Solo, yakni Pakubuwana XIV Purbaya dan Pakubuwana XIV Mangkubumi, Jumat (16/1).

Mereka ngobrol di meja salah satu warung sate usai menunaikan salat Jumat di Masjidil Haram Surakarta, Solo.

Gibran mengaku sengaja menemui kedua pangeran mendiang Raja Solo PB XIII Hangabehi usai menghadiri acara pernikahan sepupunya, Adinda Istiqfarinna. Wali Kota Solo Respati Ardi pun terlihat ikut berbincang di meja makan sambil makan.


“Setelah hadir izin gelapSaudaraku, kita rayakan Jumat (bersama) Mas Walikota Solo, Hangabehi Gusti (disebut Mangkubumi), Purbaya Gusti, Tedjowulan Gusti, kata Gibran.

Putra sulung Presiden ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) itu terlihat berbincang dengan dua penggugat takhta Istana Solo sambil menikmati sate dan tongseng. Gibran mengatakan, dalam pertemuan tersebut mereka membahas situasi Kota Solo dan Keraton Surakarta.

Ia berharap Pemerintah dan seluruh pihak di Istana dapat menjaga perdamaian dan melestarikan kawasan cagar budaya yang ada di Keraton Surakarta.

“Kami titipkan kepada Wali, mohon selalu dijaga kesesuaiannya dengan aset yang sudah dibangun. Mohon dipastikan bisa dijaga dengan baik,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gibran juga meminta semua pihak untuk terus menjaga kemurnian budaya kota Solo.

“Kota Solo yang kaya akan budaya tolong dijaga semuanya. Itu maksudnya,” ujarnya.

Sementara itu, PB XIV Purabaya mengatakan perbincangan dengan Gibran dan PB XIV Mangkubumi yang notabene adiknya berlangsung santai.

Menurut PB XIV Purbaya, Gibran tidak meninggalkan pesan khusus tentang Keraton Surakarta.

“Enggak (ada pesanan khusus). Kita ngobrol biasa saja, dia sudah lama tidak ke Solo kan? Lalu kebetulan dia salat Jumat di Solo, itu saja,” kata PB XIV Purbaya.

Ia berharap pertemuan ini menjadi awal kerja sama semua pihak.

“Setiap orang punya niat yang baik. Kerja sama pasti akan membuat segalanya menjadi lebih baik,” tuturnya.

Ditemui terpisah, PB XIV Mangkubumi enggan berkomentar banyak.

“Hanya makan sate bersama Wapres,” ujarnya.

Ia tak menjawab saat ditanya isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

“Nanti Mas Wali yang melakukannya penyataan sendirian Dia akan melakukannya penyataan,” kata Mangkubumi.

Sebagai informasi, dualisme Keraton Solo terjadi setelah raja sebelumnya PB XIII meninggal dunia. Kedua putra mendiang PB

Hal ini sekaligus menghidupkan kembali konflik ‘raja kembar’ seperti yang terjadi pada tahun 2004.

(syd/anak)


Exit mobile version