Site icon Pahami

Berita 8 Negara Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Ada Tetangga RI

Berita 8 Negara Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Ada Tetangga RI

Jakarta, Pahami.id

Membantu serangan Israel Amerika Serikat ke Iran membuat dunia bereaksi, itu karena serangannya bersifat unilateral sehingga menimbulkan korban jiwa. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei adalah salah satu korbannya. Banyak pemimpin negara mengutuk serangan itu.

Berikut daftar negara yang mengutuk serangan AS-Israel ke Iran:

1. Rusia

Pemerintah Rusia melalui Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzia, seperti dilansir BBCmengatakan “Agresi yang dialami Iran saat ini telah mengakibatkan eskalasi di kawasan dan dapat menyebar jauh melampaui perbatasannya,” ujarnya.


Pemerintah Rusia menilai tindakan tersebut tidak bertanggung jawab dan bertujuan merusak perdamaian, stabilitas, dan keamanan di Timur Tengah.

“Ini merupakan pengkhianatan terhadap diplomasi. Serangan itu dilakukan di tengah proses negosiasi aktif, membuktikan bahwa AS dan Israel tidak memiliki niat tulus untuk mencapai solusi damai,” tegas Nebenzya di hadapan anggota Dewan Keamanan.

2. Cina

China mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan Ali Khamenei. Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut serangan itu sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran dan menyerukan penghentian segera operasi militer.

“Serangan dan pembunuhan terhadap pejabat tinggi Iran merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran. Tiongkok dengan tegas menentang dan mengutuk tindakan tersebut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

3. Oman

Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, awalnya optimistis perdamaian bisa tercapai karena Iran sepakat untuk tidak menimbun atau memperkaya uranium. Namun, beberapa jam kemudian, Israel dan AS melakukan serangan yang mengakhiri perundingan sepenuhnya.

“Saya kecewa. Perundingan yang aktif dan serius sekali lagi melemah. Baik kepentingan Amerika Serikat maupun tujuan perdamaian dunia tidak terlaksana dengan baik oleh hal ini. Dan saya berdoa bagi para korban tak berdosa yang akan menderita. Saya mendesak Amerika Serikat untuk tidak terseret lebih jauh. Ini bukan perang kalian,” tulis Badr Albusaidi dalam bukunya yang X), Sabtu (28/2), Sabtu (28/2).

4. Brasil

Pemerintah Brasil mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran dan menyatakan keprihatinan yang mendalam.

“Serangan itu terjadi di tengah proses negosiasi antara pihak-pihak yang terlibat, yang merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian, sebuah posisi yang secara tradisional dipertahankan oleh Brasil di wilayah tersebut,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Reuters pada Minggu. Pemerintah Brasil juga mengimbau semua pihak untuk menghormati hukum internasional dan menerapkan sanksi maksimal.

Bersambung di halaman berikutnya…

5. Pakistan

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, pada hari Sabtu mengutuk serangan Israel-AS terhadap Iran dan mengatakan hal itu tidak beralasan. Dia menyerukan agar konflik segera diakhiri.

6. Spanyol

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengutuk tindakan militer sepihak AS-Israel terhadap Iran.

“Kami menolak tindakan militer sepihak Amerika Serikat dan Israel, yang meningkatkan dan berkontribusi terhadap tatanan internasional yang lebih tidak stabil dan bermusuhan. Kami juga menolak tindakan rezim Iran dan Garda Revolusi,” tulis Sanchez dalam X.

“Kami menuntut penurunan suku bunga segera dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional. Ini adalah waktu untuk melanjutkan dialog dan mencapai solusi politik yang langgeng untuk kawasan ini,” tambah Sanchez.

7. Cobalah

Kuba adalah musuh bebuyutan Amerika Serikat. Maka ketika AS dan Israel menyerang Iran, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez menyatakan bahwa pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. “Tindakan tercela ini melanggar seluruh norma hukum internasional,” kata Diaz-Canel melalui platform X.

8.Malaysia

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pun tak ketinggalan mengutuk pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Menurutnya, hal ini membuat Timur Tengah berada dalam kondisi instabilitas.

Saya mengutuk pembunuhan Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Tindakan ini menempatkan Timur Tengah di ambang ketidakstabilan yang serius dan berkelanjutan, kata Anwar dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Minggu (1/3/2026).

Dia mengatakan mereka yang menyambut baik kematian Khamenei harus menyadari konsekuensinya, mengingat bahwa ancaman nyata jarang menimbulkan reaksi yang dapat diprediksi.

Menurutnya, penargetan kepala negara yang disengaja merupakan contoh berbahaya dan melemahkan prinsip-prinsip yang mendukung tatanan internasional.



Exit mobile version