Daftar isi
Jakarta, Pahami.id —
Beberapa negara telah mengkonfirmasi atau melaporkan kemungkinan kasus warganya terinfeksi hantavirus menyusul mewabahnya penyakit di kapal pesiar MV Hondius.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, di antara pasien terduga hantavirus yang selamat, tujuh kasus terkonfirmasi dan satu dikategorikan sebagai “probable case” atau kasus probable.
Selain itu, hingga saat ini sudah ada tiga orang yang terkonfirmasi meninggal dunia, dua orang diantaranya terkonfirmasi terjangkit hantavirus dan satu orang lagi masuk dalam kategori kasus probable.
Negara-negara berikut telah melaporkan hasil positif hantavirus:
Belanda
Dua warga negara Belanda di kapal pesiar MV Hondius meninggal karena hantavirus dan satu lainnya dipastikan tertular.
Pasangan asal Belanda yang sebelumnya mengelilingi Amerika Selatan sebelum menaiki MV Hondius di Ushuaia, Argentina, pada 1 April menjadi korban pertama.
Suaminya yang berusia 70 tahun mulai menunjukkan gejala pada 6 April dan meninggal pada 11 April. Jenazahnya dikeluarkan dari kapal saat berlabuh di Pulau Saint Helena di Atlantik Selatan pada 22-24 April.
Tidak ada tes hantavirus yang dilakukan terhadapnya dan ia dikategorikan sebagai “kasus probable”, menurut WHO.
Sementara itu, istrinya yang berusia 69 tahun juga turun dari MV Hondius di Saint Helena karena merasa tidak enak badan. Kondisinya memburuk dalam penerbangan ke Johannesburg pada 25 April dan dia meninggal di rumah sakit sehari kemudian. Hantavirus dikonfirmasi sebagai penyebab kematian pada 4 Mei.
Kasus ketiga dari Belanda adalah seorang dokter di kapal MV Hondius, yang melaporkan gejala pada 30 April. Hasil tes menunjukkan dia positif mengidap virus Andes pada 6 Mei.
Ia dipindahkan ke Belanda saat kapal berlabuh di Tanjung Verde dan dalam kondisi stabil saat menjalani perawatan isolasi.
Bahasa inggris
Dua warga Inggris telah dipastikan terinfeksi dan satu lagi dikategorikan sebagai “kasus probable”.
Seorang pria Inggris jatuh sakit pada tanggal 24 April dan dievakuasi tiga hari kemudian dari Pulau Ascension di Atlantik ke Afrika Selatan, di mana dia dirawat di unit perawatan intensif. Hantavirus terkonfirmasi pada tanggal 2 Mei dan melalui proses pengurutan dipastikan merupakan strain Andes.
Pria Inggris lainnya yang bekerja sebagai pengemudi di MV Hondius melaporkan gejala pada 27 April dan terkonfirmasi positif pada 6 Mei.
Ia dipindahkan ke Belanda dari Cape Verde pada 7 Mei dan dalam kondisi stabil saat menjalani isolasi.
Orang Inggris ketiga meninggalkan MV Hondius pada 14 April di Kepulauan Tristan da Cunha di Atlantik Selatan dan menjalani perawatan isolasi di sana. Dia melaporkan gejalanya pada tanggal 28 April. WHO mendaftarkannya sebagai “kasus yang mungkin” menunggu hasil laboratorium.
Pasukan terjun payung dan petugas medis Inggris diterjunkan ke pulau itu untuk mengirimkan pasokan medis darurat kepadanya.
Jerman
Seorang wanita Jerman yang menderita demam pada tanggal 28 April dan kemudian menderita pneumonia meninggal pada tanggal 2 Mei di atas kapal MV Hondius.
Sampel post-mortem dikirim ke Belanda bersama pasien yang dievakuasi, dan hasil tes mengonfirmasi adanya infeksi virus Andes.
Jenazahnya masih berada di kapal Hondius, yang dijadwalkan berlayar ke Belanda dari pulau Tenerife di Spanyol pada Senin sore.
Swiss
Seorang pria Swiss turun dari Hondius di Saint Helena pada 22 April dan terbang ke Swiss pada 27 April melalui Afrika Selatan dan Qatar.
Dia mulai mengalami gejala pada 1 Mei setelah tiba di Swiss. Ia menjalani perawatan isolasi dan dinyatakan positif terinfeksi virus Andean pada 5 Mei.
Perancis
Dikutip AFPMenteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist mengatakan seorang wanita Prancis yang dideportasi dari Hondius mulai merasa tidak sehat pada malam tanggal 10 Mei dan dinyatakan positif mengidap hantavirus. Ia menambahkan, kondisi wanita tersebut memburuk pada sore hari.
Amerika Serikat
Pada tanggal 10 Mei, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS melaporkan bahwa salah satu dari 17 warga AS yang dipulangkan dari MV Hondius menunjukkan hasil “PCR positif ringan” untuk hantavirus. Sementara itu, seorang lainnya mengalami “gejala ringan”.
Penumpang dibawa ke pusat khusus di Nebraska, sedangkan orang dengan gejala ringan dipindahkan ke pusat lain.
bahasa Spanyol
Kementerian Kesehatan Spanyol menyatakan seorang penumpang asal Spanyol yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif mengidap hantavirus, namun tidak menunjukkan gejala.
Kementerian mengatakan penumpang tersebut “menerima hasil positif dari tes PCR yang dilakukan setibanya” di rumah sakit militer Gomez Ulla di Madrid, tempat dia menjalani isolasi.
Mereka menambahkan bahwa “hasil akhir akan diketahui dalam beberapa jam ke depan”, sementara 13 warga Spanyol lainnya yang dievakuasi sementara dinyatakan negatif.
(rds)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

